Senin, 13 April 2026

kesehatan

HISFARMA Papua Gelar Workshop dan Raker Bahas Sejumlah Hal Khusus Seputar Apoteker

HISFARMA fokus pada sinergitas sesama apoteker guna pengembangan praktik mandiri di tengah situasi ekonomi dan berkembangnya apotek waralaba saat ini.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Hendrik
HISFARMA PD IAI Papua menggelar workshop dan rapat kerja di Kota Jayapura, Sabtu (14/10/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Himpunan Seminat Farmasi Masyarakat (HISFARMA) PD IAI Papua, menggelar workshop dan rapat kerja di salah satu hotel di Kota Jayapura, Sabtu (14/10/2023).

Ketua PD IAI Papua, Edward M Sihotang mengatakan, dalam kegiatan ini HISFARMA  membahas sejumlah hal khusus.

"Nah, khusus untuk hal-hal yang bersifat farmasi komunitas," kata Edward.

Baca juga: Warga Kota Jayapura Diimbau Urus Dokumen Kependudukan di Dukcapil

Ia meminta pengurus HISFARMA fokus pada sinergitas sesama apoteker guna pengembangan praktik mandiri di tengah situasi ekonomi dan berkembangnya apotek waralaba saat ini.

Melalui raker ini juga, Edward berharap HISFARMA menjadi wadah kompeten untuk para apoteker.

"Teman-teman ini jumlahnya cukup banyak. Kami anggota kurang lebih 100 orang, dan 63 persen itu adalah apoteker yang bekerja di apotek dan klinik,” aku Edward.

"Sehingga dengan wadah ini, mereka bisa menjadi lebih satu dan bisa melihat isu-isu yang sedang berkembang untuk praktek mereka lebih berkompeten," sambungnya

Lebih jelas Edward menginginkan HISFARMA dinaungi apoteker-apoteker mumpuni.

"Sehingga nanti masyarakat melihat wajah apoteker itu semakin baik," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Jayapura,  Lucky Borumei mewakili Pemkot Jayapura berharap, kehadiran HISFARMA menjadi garda terdepan bagi masyarakat dalam mendapatkan obat yang tepat.

HISFARMA harus lebih profesional, sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan kualitas pelayanan kesehatan yang terbaik, tetapi juga kualitas produk dari pengelolaan yang terstandar oleh apoteker kompeten.

"Tentu untuk peningkatan pelayanan kesehatan yang baik, tapi secara khusus pelayanan di kefarmasian," ucap Lucky. tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved