Info Keerom
Jika Pilkada 2024 Dimajukan, Ada Kemungkinan Jadwal Pesperawi Keerom Diundur
Diketahui sebelumnya, Kabupaten Keerom sebagai tuan rumah Pesparawi mengagendakan kegiatan tersebut pada Juli 2024 mendatang.
Penulis: Ahmad Buendi Ginting | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Ahmad Buendi Ginting
TRIBUN-PAPUA.COM, KEEROM - Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Trisiswanda Indra selaku Ketua Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIV Kabupaten Keerom mengungkapkan, adanya kemungkinan soal mundurnya jadwal Pesparawi yang dihelat kabupaten setempat.
Diketahui sebelumnya, Kabupaten Keerom sebagai tuan rumah Pesparawi mengagendakan kegiatan tersebut pada Juli 2024 mendatang.
Baca juga: Sambut Hari Sumpah Pemuda, Pemkab Keerom Gelar Kejuaraan Grasstrack dan Motocross Bupati Cup 2023
Namun, dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang awalnya dijadwalkan pada November, dan dimajukan pada September, tentunya berpengaruh pada perhelatan Pesparawi.
“Terkait adanya informasi terkait pelaksanan Pilkada akan majukan di bulan September, jadi ada tahapan Pilkada di bulan Juni-Juli untuk kampanye sehingga pelaksanaan Pesparawi bisa saja diundurkan paling lambat di bulan November 2024,” ungkap Trisiswanda kepada Tribun-Papua,com, Minggu (22/10/2023).
Menurut dia, hal itu masih akan dibahas bersama Tim Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua.
“Kita juga lagi menunggu kepastian Pilkada ini dimajukan pada bulan September. Kami juga akan melaksanakan koordinasi dengan pihak LPPD Provinsi Papua untuk memutuskan jadwal pasti, karena awalnya kami jadwalkan bulan Juli bisa mundur di November,” aku Trisiswanda.
Kendati demikian, Trisiswanda mengaku, panitia sudah sangat siap untuk menyukseskan Pesparawi di kabupaten berjulik negeri tapal batas ini.
“Pada prinsipnya kami sudah siap untuk pelaksanaan Pesparawi, Pemda terus berupaya selain menyiapkan tim kita, yang paling utama adalah menyiapkan sarana dan prasaranai nfrastruktur,” tuturnya.
Baca juga: Hadirkan Program 1.000 Jamban, Gusbager: Mulai Tahun Depan Masyarakat Keerom 100 Persen Stop BABS
Satu dari persiapan yang dilakukan Pemkab Keerom, adalah mengintervensi APBD untuk bagaimana menyiapkan penampungan bagi peserta.
“Kita sudah menyiapkan sekolah-sekolah karena Kabupaten Keerom tidak memiliki fasilitas hotel seperti kabupaten lain, jadi Pesparawi ini kami sudah menyiapkan sarananya, termasuk MCK,” beber Trisiswanda.
Pemkab Keerom juga membina UMKM untuk berpartisipasi mendukung suksesnya Pesparawi.
“Untuk masyarakat, mereka sudah menyiapkan produk-produk unggulan, seperti oleh-oleh. Lewat APBD juga kita sudah melakukan pembinaan. Bapak Bupati memberikan bantuan dana untuk meningkatkan usaha terutama produk UMKM,” pungkasnya. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/27092023-Trisiswanda_Indra-1.jpg)