ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

KKB Papua

13 Orang Tewas Dibantai KKB Papua di Pendulangan Emas Kabupaten Yahukimo

Puluhan lainnya ditemukan selamat setelah menyelamatkan diri. Sebanyak 13 orang pendulang emas tewas dibantai KKB.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Enam jenazah pendulang emas ditemukan lagi di Kali I Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, pasca-pembantaian oleh Kelompok Kriminal Bersenjta (KKB). 

Temukan 7 jenazah

Setelah situasi dianggap aman, aparat kemudian menyisir lokasi penambangan dan menemukan tujuh jenazah dan 11 orang lain yang selamat.

Pada malam harinya, aparat keamanan kembali mengevakuasi sembilan orang korban selamat dan mengevakuasi mereka ke Distrik Dekai.

Proses penyisiran masih dilakukan pada Rabu (18/10/2023). Aparat kembali menemukan 23 warga yang diduga bagian dari pendulang.

Satgas Damai Cartenz kembali mengevakuasi puluhn orang yang juga selamat dari kejadian tersebut, ke Distrik Dekai, pada Kamis (19/10/2023).

Lima hari berselang atau pada 24 Oktober 2023, aparat kembali menemukan tujuh orang dan mengevakuasinya ke Dekai.

Jumlah korban tersebut diyakini belum final karena masih ada laporan warga yang hilang dalam kejadian tersebut.

Baca juga: Aparat Keamanan Tingkatkan Patroli di Pegunungan Bintang Pasca-penegakan Hukum, 5 Anggota KKB Tewas

Temukan 6 jenazah

Pada Jumat (27/10/2023), Satgas Damai Cartenz memperluas wilayah penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan menemukan enam jenazah dalam kondisi mengenaskan.

Telah terjadi penembakan dan pembunuhan warga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)di Kali I, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Senin (16/10/2023).
Telah terjadi penembakan dan pembunuhan warga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)di Kali I, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Senin (16/10/2023). (Tribun-Papua.com/Istimewa)

"Pada pukul sampai pukul 08.59 WIT, kami lakukan pencarian. kami berhasil menemukan enam jenasah lagi di Kali I namun lokasinya memang agak jauh dari lokasi awal penemuan mayat yang pertama dulu," ujar Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto, melalui keterangan tertulis, Jumat.

Dengan demikian total korban tewas adalah 13 orang.

Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri menjelaskan, lokasi penyerangan KKB merupakan kawasan pertambangan ilegal.

Dia mengatakan total jumlah korban ada 95 orang, 13 orang di antaranya meninggal dunia.

"Pendulangan itu kan pasti dilakukan oleh banyak orang sehingga dari keterangan yang sudah kita amankan sebelumnya, masih ada beberapa orang yang belum ditemukan," kata Fakhiri di Jayapura.

Aparat keamanan gabungan masih akan terus menyisir di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada korban yang belum ditemukan.

"Proses pencarian belum selesai, mudah-mudahan bisa kita temukan," kata dia.

Mengenai pengejaran para pelaku, Fakhiri memastikan hal itu akan dilakukan dengan perhitungan matang.

"Satgas Damai Cartenz sudah menyiapkan langkah-langkah penegakan hukum," cetusnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "13 Tewas dalam Serangan KKB di Pertambangan Ilegal Yahukimo",

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved