Kamis, 9 April 2026

Info Merauke

Lantik 35 Kepala Kampung, Ini Pesan Bupati Merauke Romanus Mbaraka

Dalam arahannya, Bupati Romanus Mbaraka menegaskan agar dana kampung dipergunakan dengan baik.

Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Yulianus Bwariat
Suanasan upacara pelantikan 35 kepala kampung Kabupaten Merauke di Kantor Bupati Merauke, Papua Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKEBupati Merauke, Romanus Mbaraka melantik 35 kepala kampung dari 15 Distrik di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Pengambilan sumpah dan janji puluhan kepala kampung itu berlangsung di auditorium kantor bupati setempat dan disaksikan oleh para pejabat serta tamu undangan, Selasa (31/10/2023).

Baca juga: Batik Air Kembali Layani Penumpang ke Merauke, Bupati Romanus Mbaraka: Ekonomi Bertumbuh Baik

Dalam arahannya, Bupati Romanus Mbaraka menegaskan agar dana kampung dipergunakan dengan baik.

"Dana Kampung cukup besar, saya harap bagi kepala kampung yang baru dilantik hari ini, agar atur keuangan dengan baik supaya pembangunan di kampung itu nampak," kata Romanus.

 

 

Selain itu, setiap kepala kampung harus memiliki keterampilan mengoperasikan komputer, sehingga mampu membuat laporan pertanggungjawaban keuangan di kampung masing-masing.

Dikatakan, dana kampung yang beredar di Kabupaten Merauke kisaran Rp800 juta hingga Rp1 miliar.

Aparatur kampung bersama bamuskam serta elemen terkait lainnya yang berada di kampung, dituntut untuk membuat program yang benar-benar nyata sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di kampung.

Baca juga: Jaringan Telkom Rusak, Bupati Romanus Mbaraka: Silakan Provider Lain Masuk ke Merauke

"Kepala kampung sekarang harus menguasai teknologi, karena laporan perencanaan dan keuangan sudah melalui sistem digital. Jangan ngotot mau jadi kepala Kampung tapi belum paham teknologi," ungkapnya.

Para kepala kampung juga diminta untuk mendorong kepemilikan data-data kependudukan bagi masyarakat seperti akta kelahiran, KTP serta juga membantu masyarakat yang hendak menikah dengan cara mempermudah proses administrasi perkawinan.

"Pesan lainnya adalah, jangan sering atau lama-lama tinggal di kota, karena godaan banyak, takutnya nanti dana kampung disalah gunakan," tutup Romanus. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved