Jumat, 10 April 2026

PT Freeport Indonesia

Pemprov Papua Apresiasi Bantuan 10 Ribu Bibit Bambu dari PT Freeport Indonesia: Selamatkan Cycloop

Suzana juga meminta seluruh komponen masyarakat melakukan hal yang sama demi menjaga alam Cycloop.

|
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Hendrik
Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi PT Freeport Indonesia yang telah memberikan bantuan 10 ribu bibit bambu untuk ditanam dikawasan penyangga seluas 78 KM, Kamis (16/11/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi atensi PT Freeport Indonesia (PTFI) atas bantuan 10 ribu bibit bambu yang ditanam di kawasan penyangga seluas 78 KM, Kamis (16/11/2023).

Penyerahan dan penanaman bibit bambu tersebut sebagai wujud penyelamatan cagar alam pegunungan Cycloop.

Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Suzana Wanggai mengatakan, kegiatan tersebut perlu ditindak lanjut.

"Kami pemprov papua apresiasi apa yang dilakukan oleh PT Freeport, tentu kita berharap bukan sampai di sini saja tetapi akan lebih lagi," kata Suzana Wanggai kepada awak media di sela-sela kegiatan.

Baca juga: PT Freeport Indonesia Fasilitasi Nikah Massal Bagi 15 Pasangan Karyawan Asli Papua

Suzana juga meminta seluruh komponen masyarakat melakukan hal yang sama demi menjaga alam Cycloop.

"Kami juga harapkan dari seluruh komponen masyarakat dapat lakukan hal yang sama, secara khusus BUMN dan BUMD yang ada di Provinsi Papua," pesan dia.

Dipertegas Suzana, semua pihak harus mengikuti apa yang telah dilakukan PT Freeport menyelamatkan Cycloop.

"Kita tau bahwa Cycloop adalah sumber hidup kita , untuk itu kita harus jaga alam dan alam akan jaga kita,"katanya.

Ia menambahkan, ini adalah keduakalinnya usai pencanangan di Pasir 6 Kota Jayapura.

"Pertama di pasir 6 dan berlanjut ke sini dan akan berakhir di Maribu. Ya, kita berharap semua ini berjalan baik, dan bukan hanya seremonial saja tetapi perlu ada pendampingan untuk dilihat kedepanya,”beber Suzana.

Tak hanya itu, Suzana mengatakan perlu ada pemeliharaan.

"Jadi bukan hanya kegiatan seremonial biasa kita pemerintah akan terus komitmen untuk terus sama-sama kita jaga," tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved