Sabtu, 25 April 2026

Nasional

Pendekatan Green Properti, REI DKI Jakarta Tanam 1.000 Mangrove

Penananamn pohon mangrove tersebut dilaksanakan di Kawasan Ekowisata Mangrove Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu, (25/11/2023). 

Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Guna penyediaan realestat dengan pendekatan properti hijau (green properti), pengembang yang tergabung dalam asosiasi Realestat (REI) DKI Jakarta melakukan penanaman seribu pohon mangrove di Kawasan Ekowisata Mangrove Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu, (25/11/2023). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAKARTA – Guna penyediaan realestat dengan pendekatan properti hijau (green properti), pengembang yang tergabung dalam asosiasi Realestat (REI) DKI Jakarta melakukan penanaman seribu pohon mangrove.

Penananamn pohon mangrove tersebut dilaksanakan di Kawasan Ekowisata Mangrove Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu, (25/11/2023). 

Ketua DPD REI DKI Jakarta, Arvin F Iskandar menjelaskan, penanaman seribu mangrove tersebut merupakan satu di antara rangkaian agenda pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) REI DKI Jakarta 2023.

Baca juga: Pemkab Asmat Gelar Aksi Tanam Pohon Mangrove, Ini Kata Bupati Elisa

Sekadar diketahui, rapat kerja tersebut bakal dilaksanakan pada Rabu (29/11/2023), di JS Luwansa Hotel & Convention Center, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut Arvin, para pengembang yang tergabung dalam asosiasi REI DKI Jakarta berkomitmen mengupayakan penyediaan realestat dengan pendekatan properti hijau (green properti) dan penyiapan prasarana melalui pendekatan infrastruktur hijau (green infrastructure).

 

 

Hal ini juga selaras dengan kesepakatan pimpinan kota dalam U20 (Urban 20) terkait investasi perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan.

“Ini merupakan salah satu dukungan nyata yang diberikan pengembang REI DKI Jakarta guna mengatasi polusi udara di Jakarta dan sekitarnya,” kata Arvin dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribun-Papua.com, Senin (27/11/2023).

Dikatakan, penanaman mangrove (sebagai bagian dari Gerakan Tanam Pohon) efektif mengatasi polusi karena mampu menyerap karbon 20 kali lebih banyak dibandingkan hutan tropis.

Baca juga: Semarak HUT ke-53, Astra Motor Tanam 10.000 Bibit Mangrove Wujud Semangat Selamatkan Bumi

“Indonesia memiliki hutan bakau seluas 3,1 juta hektar yang menyimpan sepertiga cadangan karbon di dunia,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Pusat dan Daerah, Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan, Fahrizal Fitri berharap, program serupa yang dilakukan REI DKI Jakarta dapat secara masif dilakukan sampai ke daerah daerah dalam program penanaman 1 juta pohon.

Dikatakan, pengembang lanjutnya dalam setiap perencanaan pembangunan kawasan sudah memiliki ruang terbuka hijau.

Baca juga: Peduli Lingkungan, Polres Mimika Tanam 1.000 Bibit Pohon Mangrove di Pomako

“Aksi penanaman bibit mangrove hari ini bisa mengurangi dampak buruk pemanasan global dan usaha mencegah erosi tanah dan abrasi di pesisir pantai yang berguna buat anak cucu kita ke depan,” kata Fahrizal.

Wakil Walikota Jakarta Utara, Juaini Yusuf menyebutkan, program penanaman mangrove tengah digalakkan oleh Provinsi DKI Jakarta untuk mengendalikan ancaman rob di kawasan pesisir Jakarta dan Kepulauan Seribu.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved