Selasa, 12 Mei 2026

Sejarah

HOLLANDIA: Kota Seribu Pinang

Kota Jayapura juga dikenal dengan sebutan “Kota Seribu Pinang” karena kegemaran masyarakatnya mengunyah buah pinang.

Tayang:
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Hollandia, itulah nama yang diberikan oleh pengusaha Belanda sebelum berubah nama menjadi Jayapura. Jayapura adalah ibu kota dari Provinsi Papua yang masuk dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Dikutip dari buku Asal-usul Kota-kota di Indonesia Tempo Doeloe yang ditulis oleh Zainuddin HM, Jayapura berasal dari bahasa Sansekerta.

Jaya artinya kemenangan dan pura artinya kota, sehingga jika diartikan, Jayapura berarti Kota Kemenangan.

Menurut sejarah, kedatangan kapal asing di wilayah ini pertama kali terjadi pada 16 Juni 1545.

Ynico Oartis De Fretes tiba di sekitar muara Sungai Mamberamo menggunakan kapal yang bernama San Juan.

Ia berencana berlayar ke Meksiko dan berangkat dari Tidore pada 16 Mei 1545.

Saat singgah di muara Sungai Mamberamo, Ynico memberi nama Nova Guinea kepada Tanah Papua.

Sejak kedatangan Ynico, muncul pelaut-pelaut lain yang singgah seperti Alvaro Memdane Ne Neyra (1567) dan Antonia Ma (1591-1593).

Kota Jayapura dengan nama Hollandia sendiri konon didirikan oleh Kapten Infanteri FJP Saches dari Kerajaan Belanda pada 7 Maret 1910.

Hingga pada 21 April 1944, pasukan Sekutu mendarat di Hollandia dan mengusir Jepang yang menguasai kawasan tersebut sejak 1942.

Sejak saat itu, Hollandia menjadi markas Jenderal Douglas Mac Arthur hingga penaklukan Philipina pada Maret 1945.

Kala itu, lebih dari 20 pangkalan Amerika Serikat didirikan dan setengah juta personel AS bergerak di wilayah Hollandia.

Pada tahun 1968, kota tersebut diberi nama Kotabaru dan Sukarnoputra sebelum dikenal hingga hari ini dengan nama Jayapura Pemekaran Kota Jayapura sendiri terjadi setelah proklamasi kemerdekaan dan kembalinya Irian Barat menjadi bagian dari NKRI.

Sebelumnya wilayah ini merupakan bagian dari Kabupaten Jayapura yang dibentuk berdasarkan Undang Undang Nomor 12 Tahun 1969 tentang Pembentukan Provinsi Otonom Irian Barat dan Kabupaten-Kabupaten Otonom di Provinsi Irian Barat.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1993, wilayah Kabupaten Jayapura dimekarkan menjadi 2 (dua) Kabupaten/Kotamadya yaitu Kabupaten Jayapura (Kabupaten Induk) dan Kotamadya Jayapura. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul - Profil Kota Jayapura, Ibu Kota Provinsi Papua

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved