Kamis, 4 Juni 2026

Info Jayawijaya

Pria ODGJ Tebas Dua Warga Distrik Walaik Pakai Parang Hingga Terluka

Kronologi kejadian berawal saat EE masuk ke dalam honai korban dengan membawa 2 bilah parang di tangan kanan dan kiri.

Tayang:
Penulis: Arni Hisage | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Arny
Korban dan pelaku masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Wamena. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Arny Hisage 

TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA  -Seorang pemuda berinisial EE (25) yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ kembali berulah di Distrik Walaik, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Kamis (11/1/2024).

Akibat ulah ODGJ tersebut, dua orang dikabarkan mengalami luka.

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, saat dikonfirmasi membenarkan ihwal kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh ODGJ di Distrik Walaik.

Saat ini, dua korban dirawat di UGD RSUD Wamena, sedangkan pelaku ditangani di Puskesmas Wamena Kota.

Baca juga: Diserang Pria ODGJ Menggunakan Senjata Tajam, Dua Orang Tewas, 2 Luka 

Heri menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan pihak RSUD Wamena,  yang mana keluarga korban tidak menerima pelaku yang diduga ODGJ dibawa oleh masyarakat Distrik Walaik ke RSUD Wamena, karena pelaku mengalami luka panah di tubuh bagian belakang.

"Dari laporan tersebut kami langsung menuju ke RSUD untuk menyelesaikan permasalah tersebut dan akhirnya kami membawa pelaku ke Puskesmas Wamena Kota untuk mendapatkan perawatan medis," ungkap Heri, Jumat (12/1/2024).

Menurut keterangan saksi, sambung Heri, kronologi kejadian berawal saat EE masuk ke dalam honai korban dengan membawa 2 bilah parang di tangan kanan dan kiri.

Tak pikir lama, pelaku EE langsung mengayunkan kedua parang yang dipegangnya itu ke tubuh korban pertama, sehingga mengakibatkan tangan kiri korban pertama terpotong.

Tak puas sampai di situ, pelaku kembali menebas korban kedua sehingga mengakibatkan tangan dan kepala korban kedua mengalami luka.

"Setelah melakukan aksinya pelau kemudian pelaku melarikan diri dan dikejar oleh keluarga korban, karena pelaku ODGJ masih memegang parang terpaksa keluarga korban memanah pelaku hingga terluka," jelas Heri.

Heri menambahkan, berdasarkan keterangan masyarakat Walaik, bahwa pelaku penganiayaan merupakan ODGJ yang sering menganggu masyarakat yang berada wilayah setempat. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved