Doa Katolik
Cara Berdoa Rosario Umat Katolik - Bagian 3
Doa Rosario adalah salah satu doa yang paling indah, penuh kuasa, dan kudus.
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
TRIBUN-PAPUA.COM - Doa Rosario adalah salah satu doa yang paling indah, penuh kuasa, dan kudus. Doa Rosario adalah devosi kepada Tuhan melalui devosi kepada Perawan Maria.
Dekade Keempat
1. Permaklumkan Peristiwa yang keempat
Tentunya Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan. Lihatlah kalender Anda untuk menentukan Peristiwa yang sesuai dengan harinya. Pilih dari beberapa alternatif berikut:
Baca juga: DOA ROSARIO: Susunan Menggunakan Kalung dari Awal Hingga Akhir
- Peristiwa Gembira yang keempat: Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah (Lukas 2:22-38)
- Peristiwa Terang yang keempat: Yesus menampakkan kemuliaan-Nya (Matius 17:1-8)
- Peristiwa Sedih yang keempat: Yesus memanggul salib-Nya ke gunung Kalvari (Matius 27:32)
- Peristiwa Mulia yang keempat: Maria diangkat ke surga
2. Dengan manik besar dalam genggaman, doakan Bapa Kami
Doa dalam bentuk nyanyian juga layak di mata Tuhan. Jika Anda mengetahui versi lagu dari doa tersebut, nyanyikanlah!
3. Doakan sepuluh kali lagi doa Salam Maria
Tinggal satu dekade lagi! Berusahalah untuk tetap menghayatinya dan tidak mengucapkannya dengan tergesa-gesa. Dengarkan setiap kata saat Anda mengucapkannya dalam hati sekalipun. Apa arti kata-kata tersebut sesungguhnya?
4. Selesaikan dekade ini dengan doa Kemuliaan dan doa Fatima
Tinggal satu dekade lagi! Anda seharusnya sudah 4/5 jalan mengelilingi Rosario dan kembali mendekati bagian liontin.
Baca juga: VIRAL, Patung Bunda Maria di Kuburan Keluarga Kulon Progo Ditutupi Terpal Biru: Ada Apa?
Dekade Kelima
1. Permaklumkan Peristiwa yang kelima
- Peristiwa yang terakhir, tapi tentu bukan yang paling tidak bermakna. Pilihlah dari beberapa alternatif berikut:
- Peristiwa Gembira yang kelima: Yesus diketemukan dalam Bait Allah (Lukas 2:41-52)
- Peristiwa Terang yang kelima: Yesus menetapkan ekaristi (Matius 26)
- Peristiwa Sedih yang kelima: Yesus wafat di salib (Matius 27:33-56)
- Peristiwa Mulia yang kelima: Maria dimahkotai di surga
Baca juga: MAKNA Doa Rosario untuk Umat Katolik
2. Daraskan doa Bapa Kami yang terakhir
Hayatilah dengan sungguh-sungguh, karena ini adalah yang terakhir! Biarlah setiap kata menjadi begitu bermakna.
3. Doakan sepuluh Salam Maria yang terakhir
Jemari Anda seharusnya semakin mendekati salib. Apakah Anda masih bertahan dalam perenungan? Hebat.
4. Tutup dekade terakhir dengan doa Kemuliaan
Masih dapat Anda lakukan satu kali lagi doa Fatima dan Anda siap memulai doa-doa baru.
Penutup
1. Doakan Salam Ratu Surga
Anda telah mencapai bagian liontin. Doakan sebagai berikut:
- Bahasa Indonesia: SALAM RATU SURGAWI, salam, Ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya Ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangMu yang besar kepada kami. Dan Yesus, PuteraMu yang terpuji itu, semoga Kau tunjukkan kepada kami. O Ratu, O ibu, O Maria, Bunda Kristus. Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah. Supaya kami dapat menikmati janji Kristus.
- Latin: Salve, Regina, Mater misericordiae; vita, dulcedo, et spes nostra, salve. Ad te clamamus, exsules filii Hevae; ad te suspiramus, gementes et flentes in hac lacrymarum valle. Eia ergo, advocata nostra, illos tuos misericordes oculos ad nos converte; et Jesum, benedictum fructum ventris tui, nobis post hoc exilium ostende. O clemens, O pia, O dulcis Virgo Maria. Amen.
2. Ucapkan doa terakhir Rosario (opsional)
Dengan tetap menggenggam liontin, ucapkan sebagai berikut:
- Bahasa Indonesia: Ya Allah, Putra-Mu telah memperoleh bagi kami ganjaran kehidupan kekal melalui hidup, wafat dan kebangkitan-Nya. Kami mohon, agar dengan merenungkan misteri Rosario Suci Santa Perawan Maria, kami dapat menghayati maknanya dan memperoleh apa yang dijanjikan. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
- Latin: Oremus: Deus, cujus Unigenitus, per vitam, mortem et resurrectionem suam nobis salutis aeternæ praemia comparavit: concede, quaesumus; ut, haec mysteria sanctissimo beatae Mariae Virginis Rosario recolentes; et imitemur quod continent, et quod promittunt, assequamur. Per eumdem Christum Dominum nostrum. Amen.
3. Doakan Memorare (opsional)
Bagian ini adalah bagian yang paling jarang didoakan, tetapi memberikan sentuhan akhir yang manis untuk mengakhiri waktu intim Anda.
- Bahasa Indonesia: Ingatlah, ya Perawan Maria yang sangat rahim, bahwa belum pernah terdengar engkau meninggalkan orang yang mencari perlindunganmu, yang memohon pertolonganmu, yang meminta perantaraanmu.Terdorong oleh kepercayaan itu kami datang berlindung kepadamu, ya Perawan segala perawan dan Bunda. Aku datang kepadamu, aku orang berdosa meniarap di hadapanmu sambil mengeluh. Bunda Sang Sabda, janganlah kau tolak permohonanku, tetapi dengarkanlah dengan rela hati dan kabulkanlah. Amin.
- Latin: Memorare, O piissima Virgo Maria, a saeculo non esse auditum, quemquam ad tua currentem praesidia, tua implorantem auxilia, tua petentem suffragia, esse derelictum. Ego tali animatus confidentia, ad te, Virgo Virginum, Mater, curro, ad te venio, coram te gemens peccator assisto. Noli, Mater Verbi, verba mea despicere; sed audi propitia et exaudi. Amen.
4. Berdoa Litani Santa Perawan Maria (opsional)
Doa ini terdiri atas serangkaian permohonan atau seruan. Litani ini dibuka dengan serangkaian seruan "Kasihanilah kami" kepada Kristus dan Allah Tritunggal (masing-masing Diri Ilahi disebut) yang disusul serangkaian seruan kepada Maria (dalam beragam julukan seperti "Cermin Kekudusan").
Doa ini diakhiri dengan versi seruan kepada Kristus sebagai Anak Domba Allah seperti yang dibaca sebelum Komuni Kudus dalam Misa.
5. Berdoa untuk Paus dan/atau mereka yang telah meninggal dunia (opsional)
Pemeluk agama Katolik terkadang juga menambahkan satu doa Bapa Kami, doa Salam Maria, dan doa Kemuliaan untuk Paus yang sedang memerintah, memohon berkat baginya secara fisik dan spiritual.
Terkadang, ada juga yang membaca doa-doa tersebut untuk mereka yang telah tiada, seperti orang-orang yang disayangi, dan terutama jiwa-jiwa yang ada dalam api penyucian.
6. Akhiri dengan membuat Tanda Salib
Angkat kepala Anda, rasakan pencerahannya dan jalankan sisa hari Anda dalam doa dan permenungan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/13012024-Doa_Rosario-2.jpg)