Selasa, 26 Mei 2026

Doa Katolik

Mengapa Harus Berdoa Rosario?

Kita yakin akan hal tersebut, karena Bunda Maria menampakkan diri di Lourdes dan di Fatima dan meminta kepada kita untuk selalu berdoa Rosario.

Tayang:
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Doa Rosario merupakan doa gabungan antara doa batin, doa permohonan, doa syukur, dan doa pujian. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Doa Rosario telah didaraskan dan dianjurkan selama berabad-abad oleh para Paus dan banyak orang kudus.

Dikutip dari laman berkat.id, dengan berdoa Rosario, kita berpegang pada ke-15 janji Bunda Maria bagi umat Allah yang berdoa Rosario.

Baca juga: DOA ROSARIO: Susunan Menggunakan Kalung dari Awal Hingga Akhir

Kita yakin akan hal tersebut, karena Bunda Maria menampakkan diri di Lourdes dan di Fatima dan meminta kepada kita untuk selalu berdoa Rosario.

Rosario telah menyelamatkan dan mengubah sangat banyak jiwa, dan oleh karenanya kita juga ingin diselamatkan.

 

 

Berdoalah Rosario setiap hari agar kalian memperoleh perdamaian untuk dunia dan berakhirnya peperangan," demikian kata Bunda Perawan Maria kepada ketiga anak muda pada tanggal 13 Mei 1917.  Dalam penampakannya, Bunda Allah juga selalu menegaskan permintaannya itu, "Aku ingin kalian berdoa Rosario setiap hari." 

Memang, inilah salah satu inti pesan penting Bunda Maria pada penampakan di Lourdes dan Fatima, yakni supaya berdoa Rosario untuk pertobatan orang-orang berdosa.

Baca juga: MAKNA Doa Rosario untuk Umat Katolik

Di zaman modern sekarang ini banyak tantangan dan krisis, termasuk krisis iman. Banyak keluarga Katolik mengalami keputusasaan dan kekhawatiran yang menggoyahkan iman.

Akan tetapi, walaupun tantangan itu begitu kuat, kita diberikan senjata oleh Allah Bapa melalui peran Bunda Maria dalam doa Rosario.

Perlu kita ketahui bahwa doa Rosario adalah “ringkasan Injil”, karena di dalamnya dirangkai dan direnungkan sejarah keselamatan yang dipaparkan dalam Injil.

Doa Rosario merupakan salah satu doa favorit yang paling banyak didoakan oleh umat Katolik.

Doa Rosario dipilih bukan hanya karena kesederhanaannya, tetapi juga karena kedalamannya dalam merenungkan peristiwa-peristiwa Kitab Suci.

Baca juga: Apa Itu Doa Bapa Kami dan Perlukah Kita Mengucapkan Doa Ini?

Tanpa disertai kerendahan hati dan kehendak yang kuat untuk mendekatkan diri kepada Yesus Kristus, Sang Juru Selamat, maka doa Rosario tidak lebih dari untaian kata-kata tanpa makna.

Paus Pius XI menegaskan: “Rosario adalah senjata ampuh untuk mengusir setan-setan dan menjaga diri dari dosa … Jika Anda menginginkan kedamaian di dalam hati Anda, di rumah Anda, dan di negara Anda, berkumpullah setiap malam untuk mendoakan Rosario. Jangan sampai satu hari pun berlalu tanpa Anda mendoakannya, betapa pun Anda merasa terbeban dengan banyaknya persoalan dan kerja keras.”

Kekuatan doa Rosario sangat luar biasa. Banyak keajaiban yang tak terhitung jumlahnya, serta kemenangan iman yang telah diperoleh dan menjadi sumber rahmat bagi Gereja Katolik.

 

 

Sangat sayang jika kita enggan mendoakannya karena doanya yang panjang, padahal rahmat sangat melimpah di balik doa yang memang memiliki unsur meditatif ini.

Karena doa rosario membuahkan damai dan kasih, maka doa rosario menjadi doa yang penting dalam keluarga dan Gereja.

Keluarga yang mendoakan doa rosario akan bertumbuh dalam kasih kepada Kristus, dan karenanya persatuan kasih mereka diteguhkan dan senantiasa diperbaharui.

Demikian pula doa rosario merupakan doa yang membangun kesatuan umat di dalam Gereja, sebab yang pusat permenungan dalam doa tersebut adalah Kristus, yang adalah Sang Kepala Gereja. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved