Rabu, 29 April 2026

Papua Terkini

CARUT MARUT Beasiswa SUP, Ini Penjelasan Pemprov Papua

Pj Sekda Provinsi Papua, Derek Hegemur mengaku bersyukur, bagaimana tantangan untuk menyelesaikan persoalan beasiswa bisa dapat solusi.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
UNJUK RASA - Forum komunikasi orang tua mahasiswa penerima beasiswa Otsus Papua, menuntup akses masuk Kantor Gubernur Papua di Jayapura, Rabu (10/1/2024). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Persoalan Beasiswa Unggul Papua (SUP) akhirnya menemukan titik terang, Rabu (17/1/2024).

Hasil itu berdasarkan rapat pemprov papua bersama 9 kabupaten/kota di provinsi induk.

Baca juga: PERSOALAN Beasiswa SUP Temukan Titik Terang, Pemprov Papua Kucurkan 116,8 Miliar

Pj Sekda Provinsi Papua, Derek Hegemur mengaku bersyukur, bagaimana tantangan untuk menyelesaikan persoalan beasiswa bisa dapat solusi.

"Tantangan terbesar kita karena ada perubahan regulasi,dahulu kami regulator atur dengan pedasus sekarang menjadi regulasi diatur oleh pemerintah," kata Derek Hegemur kepada awak media, Rabu malam.

 

 

Menurut Hegemur, hal itu yang menjadi tantangan terbesar.

"Tantangan berikut adalah bagaimana kami menyediakan pengangaran yang cukup untuk membiayai salah satu program terbaik untuk menyekolahkan anak-anak didalam maupun luar negeri yang kita sebut sebagai beasiswa unggul Papua," ujarnya.

Lanjut Hegemur,kemudianberkaitan dengan keberlanjutan pembiayaan programnya tetap keberadilan pembiayaan akibat regulasi.

Baca juga: Kemendagri Berkomitmen Selesaikan Tunggakan Beasiswa Siswa Unggul Papua

"Oleh karena itu difasilitasi oleh menteri dalam negeri dihadiri oleh Direktur perencanaan pengangaran dan keuangan kemendagri telah memimpin kita semua untuk bagaimana kita menyelesaikan soal pengalokasian dan pengangaran," pungkasnya.

Dia mengatakan, sejak dua hari telah melaksanakan rapat dan mendapat titik temu.

 

Hasil Rapat Beasiswa Siswa Unggul Papua

Hegemur, menjelaskan,titik temu itu pertama pemerintah daerah baik provinsi Papua dan 9 kabupaten/kota dengan dukungan tiga DOB turut berkontribusi untuk menyelesaikan pembayaran beasiswa Juli sampai dengan bulan Desember 2023.

Baca juga: Beasiswa Siswa Unggul Papua, Ini Kata Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey

"Kami bersyukur bahwa hari ini Rabu (17/1/2024) kita telah mendapatkan hasil, bahwa alokasi yang diperhitungkan sebagai biaya dalam mengangarkan pembiayaan beasiswa dari Juli sampai Desember 2023 telah selesai kita sudah putuskan sama-sama pembayaranya kita lakukan atau tata kelolanya seminggu setelah kita tadi tanda tangan berita acara," katanya.

Menurut Hegemur, semua pihak tak perlu khawatir anak-anak tetap sekolah.

"Kita tidak perlu khawatir, orang tua tidak perlu khawatir anak-anak tidak perlu khawatir anak-anak tetap sekolah."

 

 

"Bagi semua yang telah terdaftar secara data yang ada di BPSDM Papua sehingga semua mahasiswa yang terdata di BPSDM Papua kita akan layani penyediaan pengangarannya Juli sampai dengan Dessmber 2023," sambung Hegemur.

Kemudian, lanjut Hegemur hal itu akan diselesaikan lalu akan difasilitasi oleh mendagri untuk membahas penyediaan 2024, 2025 dan 2026.

"Sehingga kita berharap, kurang lebih 3 tahun sejak tahun ini seluruh program ini atau mahasiswa yang dapat belajar diluar negeri dan dalam negeri kita selesaikan semua yang terdaftar di BPSDM Papua dalam program Siswa unggul Papua," tukasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved