Minggu, 19 April 2026

Papua Terkini

PERSOALAN Beasiswa SUP Temukan Titik Terang, Pemprov Papua Kucurkan 116,8 Miliar

Persoalan tersebut akhirnya menemukan titik terang usai dilaksanakan rapat tindak lanjut penyelesaian beasiswa SUP Tahun anggaran 2023.

|
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Pj Sekda Papua, Derek Hegemur mengatakan, pihaknya memastikan membayar tunggakan beasiswa SUP dalam sepekan ke depan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua memastikan akan membayar biaya tunggakan beasiswa Siswa Unggul Papua senilai Rp 116,8 miliar.

Persoalan tersebut akhirnya menemukan titik terang usai dilaksanakan rapat tindak lanjut penyelesaian beasiswa SUP Tahun anggaran 2023 dan keberlanjutannya.

Baca juga: Pemprov Papua Barat Diminta Tuntaskan Tunggakan Beasiswa SUP, JWW: Paling Lambat 18 Januari

Diketahui, rapat itu berlangsung di Kantor Gubernur Provinsi Papua dan dihadiri 9 kabupaten/kota di Provinsi Papua.

Pj Sekda Papua, Derek Hegemur mengatakan, pihaknya memastikan membayar tunggakan beasiswa SUP dalam sepekan ke depan.

 

 

"Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 116,8 itu untuk Juli sampai dengan desember 2023," kata Derek Hegemur kepada awak media di Kantor Gubernur Papua, Rabu (17/1/2024).

Hegemur mengatakan, anggaran itu disediakan dari 9 kabupaten/kota di Provinsi Papua.

"Sesuai dengan porsi yang tersedia, kemudian dari provinsi papua dan dukungan penuh dari ketiga gubernur di daerah otonomi baru," ujarnya.

Baca juga: Beasiswa Siswa Unggul Papua, Ini Kata Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey

Disinggung soal kapan dituntaskan, kata Hegemur, 1 minggu dari hasil rapat selama dua hari ini.

"Ini akan terus dikawal kami berharap tidak ada keraguan lagi," pungkasnya.

Lanjut Hegemur, untuk tata kelolanya semua melalui BPSDM Provinsi Papua.

"Yang pasti pendanaanya melalui bantuan keuangan khusus dari pemerintah DOB, kemudian provinsi papua dan 9 kabupaten/kota," ujar Hegemur.

Dia mengatakan, tata kelolanya seperti biasa disalurkan ke kampus-kampus.

"Terutama yang diluar negeri dan dalam negeri dimana anak-anak kita studi," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved