Kamis, 9 April 2026

Info Merauke

Usai Ditahbiskan, Pastor Stevanus Mahuze Pimpin Misa Perdana di Merauke

Awal mula dirinya merasa terpanggil untuk menajdi imam, ketika dirinya terlibat aktif menjadi Misdinar atau pelayan pastor dalam suatu misa Kudus.

Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Yulianus Bwariat
Pastor Stevanus Mahuze Pr memimpin misa perdananya di Gereja Paroki Sang Penebus Kampung Baru, Merauke, Papua Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE  - Pasca-ditahbiskan menjadi imam baru di Gereja Kathedral St Fransiskus Xaverius Merauke pada Sabtu 20 Januari 2024, Pastor Stevanus Mahuze Pr memimpin misa perdana di Gereja Paroki Sang Penebus, Kampung Baru Merauke, Senin (22/1/2024).

Pastor Stevanus merupakan putra berketurunan Suku Marind, Papua Selatan.

Baca juga: Festival Kali Maro di Merauke Digelar, Pastor Andreas: Mengangkat Martabat Suku Marind dan Yeinan

Dirinya ditahbiskan langsung oleh Uskup Agung Merauke, Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC bersama dua pastor lainnya yakni RD Wilfridus Fallo dan RD Simon Petrus Laian serta tiga diakon lainnya.

Dalam khotbah perdananya, pastor Stevanus mengisahkan bahwa panggilan hidupnya menjadi imam termotivasi oleh karya misionaris yang ditunjukkan oleh para pastor Tarekat MSC, Konggregasi Misionaris Hati Kudus Yesus yang berkarya di wilayah Papua Selatan.

 

 

Awal mula dirinya merasa terpanggil untuk menajdi imam, ketika dirinya terlibat aktif menjadi Misdinar atau pelayan pastor dalam suatu misa Kudus.

Melihat para pastor misionaris MSC melayani umat Katolik dengan kasih dan kerendahan hati, pastor Stevanus merasa terpanggil hatinya dan mulai belajar sejarah Gereja Katolik tentang satu abad karya pelayanan para Misionaris MSC di Selatan Papua.

“Dari situlah saya sadar bahwa Misionaris MSC sudah datang jauh ke sini dan leluhur tanah ini sudah menerima mereka dengan sukacita, misionaris sudah melayani dari generasi ke generasi," ungkap Pastor Stevanus.

Baca juga: Profil Singkat Uskup Jayapura Pastor Yanuarius Matopai You

Diakuinya, ketika melihat dan merasakan secara langsung para Misionaris melayani umat, dirinya langsung merasa terpanggil untuk menjadi pastor dan melanjutkan karya Misionaris MSC di Papua Selatan.

Lanjut Stevanus, pengelaman hidup misionaris MSC dalam karya pelayanan di gereja-gereja Katolik, memberi motivasi panggilannya untuk menjadi imam.

“Saya kemudian masuk Seminari, ada juga teman-teman lain dari paroki ini yang masuk Seminari, tapi kemudian menghilang. Jadi saya harap pengelaman saya ini menjadi motivasi untuk anak-anak kita di paroki ini, mari kita lanjutkan karya Misionaris di tanah ini,” ujarnya.

Perjalanan pastor Stevanus menuju imamat, sangat penuh dengan tantangan dan godaan.

Baca juga: Patung Bunda Maria di Gereja Katedral Tiga Raja Timika Dirusak Pria, Pastor Ungkap Sosok Pelaku

Banyak pengelaman sukacita maupun dukacita yang semuanya harus dijalani dengan hati serta lapang dada.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved