Info Jayapura
Ini Respons Pemkot Jayapura Terkait Abrasi Pantai Holtekamp Jayapura
Dengan melihat hal itu, menurut Pekey sangat penting untuk pemerintah mengambil langkah-langkah antisipasi.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA -Penjabat (Pj) Wali Kota Jayapura Frans Pekey meninjau lokasi abrasi di pantai Holtekamp Jayapura, Rabu (24/1/2024) sore.
Pekey menjelaskan, berdasarkan keterangan Kepala Kampung Holtekamp bahwa, abrasi ini terjadi satu tahun satu kali.
"Kejadian abrasi terjadi satu tahun satu kali, naiknya gelombang terjadi cukup tinggi," katanya.
Baca juga: GELOMBANG TINGGI, Warga Kota Jayapura Dihimbau Berhati-hati Saat Rekreasi di Pantai Base G
Menurutnya, kejadian ini sudah berlangsung selama lima hari.
"Kurang lebih 6 meter itu sudah kena abrasi, memang kondisinya sangat memprihatinkan apalagi sampai sudah kena kuburan masyarakat Kampung Holtekamp," ujarnya.
Dengan melihat hal itu, menurut Pekey sangat penting untuk pemerintah mengambil langkah-langkah antisipasi.
"Pemerintah Kota ditingkat lapangan sudah lakukan penanganan, kemudian Kepala kampung Holtekamp sudah lakukan penanganan," ungkapnya.
"Penanganannya Kepala Kampung sudah ambil langkah, terutama untuk pemindahan makam ke tempat pemakaman yang baru didalam kampung," sambung Pekey.
Tentu dengan langkah-langkah itu, kami pemerintah ucapkan terimakasih.
"Saya juga sudah tinjau langsung kita akan ambil langkah-langkah kongkrit baik dalam upaya penanganan secepatnya, baik jangka pendek dan jangka panjang," ujarnya.
Pekey berujar, jangka pendek misalnya kita coba untuk menimbun dibeberapa titik.
"Kita membuang batu-batu dibeberapa titik , yang sudah ditimbun dii beberapa area sudah retak sehingga harus perlu pengamanan."
"Jangka panjang, kita akan komunikasi dengan kementrian lembaga terkait, untuk bisa segera melakukan langkah-langkah penangananya," sambung dia.
Baca juga: Tanggapi Soal Los Pakaian di Pasar Youtefa yang Terbakar, Frans Pekey: Kami Akan Tata Ulang
Ia menambahkan,abrasi ini terjadi disepanjang pantai Holtekamp.
| Seminar dan Pelantikan PERDATIN Papua, Bahas Penanganan Cepat Pasien Kritis |
|
|---|
| Pekerja Proyek Pemerintah Wajib Masuk Jaring Pengaman Sosial |
|
|---|
| Ketinggian Air Capai 1 meter, Warga di Tepian Danau Sentani Terancam Mengungsi |
|
|---|
| Universal Coverage Jamsostek: Menenun Jaring Pengaman Sosial di Tanah Papua |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Jayapura Dorong Kepatuhan Badan Usaha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/2512024-Abrasi.jpg)