Info Merauke
Lebih 500 Murid SD Negeri 1 Merauke Dipaksa Libur, Begini Penyebabnya
Dinas Pendidikan kabupaten Merauke telah melakukan komunikasi ke pihak yang melakukan pemalangan.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Pemerintah Kabupaten Merauke berjanji bakal menyelesaikan kasus pemalangan Sekolah Dasar Negeri 1 Merauke.
Hal itu disampaikan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka kepada wartawan di Merauke, Kamis (1/2/2024).
"Itu sekolah lama atau sudah ada sejak lama, sekolah itu sudah memiliki administrasi yang lengkap, namun kita coba cek kembali," ucap Romanus.
Diakuinya, Dinas Pendidikan kabupaten Merauke telah melakukan komunikasi ke pihak yang melakukan pemalangan.
Baca juga: Gedung DPRD Merauke Ditargetkan Rampung Tahun Ini
"Saya sudah perintahkan kepala Dinas pendidikan untuk tindak lanjuti itu, namun hasil komunikasi seperti belum disampaikan ke saya," aku bupati.
Diketahui sebelumnya, SDN 1 Merauke yang beralamat di Jl.Sukarelawati, kelurahan Maro, dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah sejak 2 pekan lalu.
Pemalangan terpaksa dilakukan karena belum adanya penyelesaian pembayaran tanah.
Akibat dari pemalangan tersebut, 524 murid SDN 1 Merauke terpaksa tidak dapat bersekolah atau harus dirumahkan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Sekolah-Dasar-Negeri-1-Merauke-Papua-Selatan-dipalang.jpg)