Info Mimika
Beredar Video KKB Ancam Pendulang Emas di Kampung Wakia Mimika, Ini Respon Kapolres
Gede menyebut, pihaknya belum bisa memastikan kelompok masyarakat yang datang ke lokasi tersebut.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- Warga dihebohkan dengan beredarnya video seorang pria memegang senjata api di lokasi penambangan emas tradisional di Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Jauh, Mimika, Papua Tengah.
Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik tersebut, salah seorang warga menyebut pendulang emas telah warning oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"Dapat ancaman tadi malam harus pulang akhirnya pagi-pagi semua pulang. Kami diberikan waktu dua hari meninggalkan lokasi dulang," ujar salah seoang warga.
Baca juga: Dua Orang Pendulang Emas di Tanggul Barat Timika Disambar Petir, 1 Meninggal Dunia
Kata dia, beberapa orang juga masih dalam tawanan KKB.
"Mudah-mudahan tidak terjadi hal tak diinginkan. Pulang-pulang cari nafkah tapi harga lebih berharga, keluarga menanti dirumah. Semangat pejuang tambang," kata orang dalam video tersebut.
Beredarnya video tersebut langsung direspon oleh Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra.
Gede menyebut, pihaknya belum bisa memastikan kelompok masyarakat yang datang ke lokasi tersebut.
"Kami masih berupaya memastikan dan mendalami video tersebut," kata I Gede Putra kepada Tribun-Papua.com, Minggu (31/32024).
Baca juga: Tentara OPM Bertanggung Jawab Atas Pembunuhan 7 Pendulang Emas di Pedalaman Yahukimo Papua
Menurut dia, sementara ini TNI-Polri dan pemerintah Kampung Wakia bersama para tokoh sedang memastikan kebenaran yang ada di video tersebut.
"Masih dipastikan kebenarannya terkait adanya sekelompok masyarakat mendatangi lokasi dulang emas tradisional di Wakia," tandasnya. (*)
Tribun-Papua.com
Kapolres Mimika
I Gede Putra
Kampung Wakia
pendulang emas
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)
| Seluruh OPD Pemkab Mimika Diminta Berkantor di BPKAD Hari Ini: Segera Tuntaskan RKA |
|
|---|
| DPRK Mimika Ketok Palu RAPBD 2026, Emanuel Kemong: Komitmen Sejajar Dorong Kesejahteraan |
|
|---|
| APBD Mimika 2026 Merosot Lebih dari Rp 1 Triliun, Bupati Rettob Ambil Langkah Ini |
|
|---|
| Harga Sembako di Pasar Sentral Mimika Jelang Natal Masih Normal |
|
|---|
| Pimpin Apel Pagi, Ananias Faot Tekankan Kerapian dan Perhatian Profiling ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/31032024-dula-emas-KKB.jpg)