Papua Terkini
Seorang Warga Keerom Tewas Tertembak Usai Menyerang Polisi, Begini Kronologinya
Kasat Reskrim Polres Keerom Iptu M Indra Prakoso menjelaskan, peristiwa ini berlangsung di Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (2/4/2024).
Penulis: Paul Manahara Tambunan | Editor: Paul Manahara Tambunan
TRIBUN-PAPUA.COM - Warga Kabupaten Keerom inisial AT tewas tertembak usai menyerang polisi saat hendak dibekuk.
Kasat Reskrim Polres Keerom Iptu M Indra Prakoso menjelaskan, peristiwa ini berlangsung di Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (2/4/2024).
"AT sekitar pukul 18.55 WIT telah dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit," ujarnya, melalui keterangan tertulis, Rabu (3/4/2024).
Baca juga: Miras Dilarang Beredar di Keerom, Bupati Gusbager: Ada Perdanya!
Peristiwa tersebut berawal saat Yuli Pagawak membuat laporan ke Polsek Skanto bahwa dirinya telah dianiaya oleh AT.
Setelah itu, Aiptu Imam bersama beberapa personelnya mendatangi AT untuk melakukan mediasi.
"Saat didatangi oleh polisi dan pelapor Yuli Pagawak, si terlapor tenyata tidak terima dan mengancam polisi menggunakan dua bilah parang yang digunakannya dengan cara diayun-ayunkan secara membabi buta," ungkap Indra.
Karena terkejut, Aiptu Imam kemudian terjatuh ke tanah dan AT membacoknya menggunakan parang di bagian kepala. Personel yang lain membuang tembakan peringatan namun tidak digubris.
Baca juga: KKB Pimpinan Aibon Kogoya Tembak Pos Polisi Ndeotadi 99 Paniai, Dua Anggota Gugur
"Tembakan itu justru membuat terlapor AT tambah membabi buta mengayunkan parang miliknya, sehingga personel di TKP mengambil tindakan tegas terukur guna melumpuhkan terlapor yang ingin kembali menyerang Aiptu Imam," kata dia.
Aiptu Imam mengalami luka cukup parah lalu dirujuk ke RS Bhayangkara.
Sedangkan AT meninggal dan langsung dibawa ke RSUD Kwaingga Swakarsa. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga Keerom Serang Polisi, Berakhir Tewas Ditembak",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Ilustrasi-Penembakan-Warga-Jayapura.jpg)