Selasa, 5 Mei 2026

Sejarah

Jejak Sembilan Kerajaan Islam di Tanah Papua

Islam masuk ke Tanah Papua sekira abad ke-15. Sejak itu pula kerajaan-kerajaan bercorak Islam bermunculan.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Berpelesir ke Papua Barat, tak hanya soal wisata pantainya, tetapi juga banyak spot wisata religi. Salah satunya jika anda berkunjung ke Kabupaten Fakfak Papua Barat, Masjid Tua Patimburak di Distrik Kokas patut anda kunjungi. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Islam masuk ke Tanah Papua sekira abad ke-15.

Sejak itu pula kerajaan-kerajaan bercorak Islam bermunculan.

Pemetaan kerajaan Islam di Papua dapat dibagi ke dalam tiga daerah utama.

Antara lain kerajaan Islam di Kepulauan Raja Ampat, Kabupaten Fakfak, dan Kabupaten Kaimana.

Kerajaan Islam di Papua disebut juga Petuanan.

Meskipun bentuk pemerintahannya kerajaan, pengaturan pemerintahannya mengandalkan sistem Dewan Adat karena kesukuan mereka masih sangat kental.

Baca juga: Stadion Abdullah bin Khalifa, Balada Kemenangan Indonesia Atas Australia

Dewan Adat dipimpin Kepala Adat dan setiap marga memiliki perwakilan di dalamnya.

Kerajaan Islam di Papua umumnya berada di bawah kekuasaan kesultanan di Maluku, tetapi diberikan otonomi untuk mengurus pemerintahan mereka sendiri.

Berikut ini sembilan kerajaan Islam di Papua.

Kerajaan Fatagar

Kerajaan Fatagar berada di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Berdirinya kerajaan ini tidak lepas dari proses akulturasi antara budaya Papua dan Kepulauan Maluku yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Di Semenanjung Onin Fakfak, pengaruh yang signifikan datang dari Kesultanan Tidore.

Agama Islam tersebar secara bertahap di wilayah pesisir ini, kemudian membentuk komunitas-komunitas Muslim.

Pada perkembangannya, muncul Kerajaan Fatagar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved