Jumat, 5 Juni 2026

Freeport Indonesia

Gelar Turnamen Freeport Junior Cup 2024, Direktur PFA: Kami Ingin Sepakbola di Mimika Berkembang

Turnamen tersebut bakal dimulai pada, 8-10 Mei 2024 di Lapangan Sepakbola, Mimika Sports Complex (MSC).

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
istimewa
Flyer turnamen Freeport Junior Cup 2024. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- PT Freeport Indonesia melalui Papua Football Academy (PFA) menggelar kompetisi sepakbola usia muda bertajuk Freeport Junior Cup 2024.

Turnamen tersebut bakal dimulai pada, 8-10 Mei 2024 di Lapangan Sepakbola, Mimika Sports Complex (MSC).

Freeport Junior Cup 2024 akan menampilkan lebih dari 200 anak pesepakbola muda yang berasal dari 6 klub dan sekolah sepak bola terbaik di Timika.

Baca juga: Turnamen Freeport Junior Cup 2024 Resmi Digelar, 6 Klub Bakal Adu Kemampuan Berebut Juara

Enam klub tersebut diantaranya, SSB Mimika United, Timika Putra, SSB Saireri, SATP, Kuala Kencana FC (KKFC), dan SSB Wania Imipi.

Direktur Papua Football Academy (PFA), Wolfgang Pikal menyampaikan, tujuan turnamen ini agar komunitas sepakbola di Mimika bisa berkembang.

"Jadi turnamen ini sebagai ajang informasi, motivasi bermain bola dengan cara yang benar. Kedepan saya harap perkembangan sepakbola di Mimika kian berkembang,"  Wolfgang Pikal kepada Tribun-Papua.com.

Wolfgang Pikal mengatakan, klub sepak bola harus dimulai dari Timika karena sampai sekarang tim di Timika masih kurang.

"Kami mau memajukan sepak bola di Mimika dengan mengadakan turnamen Freeport Junior Cup 2024. Saya ucapkan terimakasih kepada enam tim yang telah mendaftarkan diri," ucapnya.

Lanjutnya, kegiatan ini harus dipublikasi dan disuport oleh semua pihak agar diketahui masyarakat akan adanya sepak bola di Mimika.

"Melalui turnamen ini kami juga akan melihat potensi pemain dari masing-masing klub siapa tau ada kriteria yang bisa bergabung di PFA nantinya," ucapnya.

Baca juga: Freeport Indonesia Dukung Pengentasan Penyakit Tubercolosis di Kabupaten Mimika

Menurut Wolfgang Pikal bahwa, pertandingan bakal ada live streaming agat dapat ditonton oleh masyarakat.

"Terkait dengan hadiah pada turnamen ini karena umur 14-16 tahun maka hadiah itu sangat tidak baik untuk anak muda karena nantinya bakal mempengaruhi pertandingan."

"Kami hindarkan konsep seperti ini agar anak-anak bisa berkembang dan fokus bermain bola di lapangan," katanya.

Sementara Pelatih Kepala PFA, Ardiles Rumbiak mengatakan, turnamen ini merupakan pertama kali dilakukan PTFI untuk mengembangkan bakat anak-anak muda.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved