Papua Terkini
SEJARAH! Pertemuan Menlu Retno dan Papua Nugini di Jayapura, Ini yang Dibahas
Pertemuan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi dan Menlu Papua Nugini, Justin Tkatchenko menjadi sejarah penting.
Penulis: Lidya Salmah | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Lidya Salmah
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pertemuan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi dan Menlu Papua Nugini, Justin Tkatchenko menjadi sejarah penting.
Pasalnya, delegasi dari dua negara tetangga yang bertemu dalam Join Ministerial Commission atau JMC RI-Papua Nugini (PNG) berlangsung di Jayapura, ibu kota Provinsi Papua.
Baca juga: Sebentuk Cinta dan Dukungan Palestina dari Menlu Retno Marsudi: Bacakan Puisi untuk Gaza
Menteri Retno mengakui, pertemuan ini merupakan pertemuan bilateral pertama antara pihaknya dan PNG.
"Sebagai tetangga dekat, PNG adalah mitra alami bagi Indonesia. Menteri Tkatchenko, kita menulis sejarah hari ini. Ini untuk pertama kalinya pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri Indonesia dan PNG berlangsung di Jayapura. Kami berbagi perbatasan darat yang luas tidak jauh dari sini, lebih dari seratus kilometer," kata Retno dalam jumpa pers di Swissbelhotel Jayapura, Rabu (8/5/2024).
Retno menyebut, Indonesia dan PNG berkomitmen saling menghormati kedaulatan kedua negara.
Selain itu, hubungan kedua negara juga harus saling menguntungkan.
"Kami berbagi ikatan budaya yang kuat. Kami juga memiliki komitmen yang kuat untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara lain," terangnya.
"Yang terpenting, kami memiliki komitmen yang sama bahwa hubungan kita harus saling menguntungkan dan membawa kesejahteraan bagi kedua rakyat kita termasuk masyarakat yang tinggal di perbatasan negara kita," imbuh Menteri Retno.
Baca juga: Menlu Retno Marsudi Transit di Bandara Mopah Merauke, Ada Apa?
Membahas Sejumlah Isu Penting
Dalam pertemuan JMC yang berlangsung hari ini, kata Retno, ada sejumlah isu penting yang dibahas.
Isu tersebut mulai dari kerjasama politik hingga keamanan.
"Pertama, kerja sama politik-keamanan. Hubungan politik antara kedua negara adalah sangat kuat. Pertukaran kunjungan di tingkat pemimpin berlangsung intensif. Juli tahun lalu, Presiden (Jokowi) mengunjungi PNG. Di bulan yang sama, Juli, Wakil PM PNG mengunjungi Indonesia. September, PM PNG berkunjung ke Indonesia. Indonesia menyambut baik selesainya proses ratifikasi pertahanan baru perjanjian kerjasama oleh PNG, dan kami menantikan berlakunya perjanjian ini, implementasi yang bermanfaat," jelasnya.
Sebagai dua negara bertetangga yang berbagi perbatasan yang luas, menurut Retno, perjanjian Indonesia dengan PNG sangat penting untuk memperkuat keamanan kedua negara di tengah dinamika geopolitik.
Baca juga: Tiba di Washington, Jokowi dan Delegasi RI Tak Disambut Pejabat AS, Menlu Retno Marsudi Dipecat?
Bahas Kerjasama di Bidang Ekonomi dan Pembangunan
| Papua Targetkan Penurunan Stunting Secara Drastis, Wagub Ajak Warga Jadi Orang Tua Asuh |
|
|---|
| Perjuangkan Hutan Adat Papua, Amperada Ajak Publik Kawal Sidang Gugatan Bupati Merauke di PTUN |
|
|---|
| Lindungi Pekerja Informal Papua, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kapasitas Agen Korporasi |
|
|---|
| Cuaca Buruk, Lion Air Jayapura-Manokwari Delay: 147 Penumpang Pulang dan 32 Orang Ajukan Refund |
|
|---|
| Mabes Polri Pertebal Pengamanan di Papua Tengah dan Maluku Utara, Ada Apa? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/09052024-Melu_Retno.jpg)