Sabtu, 18 April 2026

Papua Terkini

SEJARAH! Pertemuan Menlu Retno dan Papua Nugini di Jayapura, Ini yang Dibahas

Pertemuan  Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi dan Menlu Papua Nugini, Justin Tkatchenko menjadi sejarah penting.

Penulis: Lidya Salmah | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Lidya Salmah
Pertemuan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi dan Menlu Papua Nugini, Justin Tkatchenko di Jayapura dalam Join Ministerial Commission atau JMC RI-Papua Nugini (PNG), Rabu (8/5/2024). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Lidya Salmah

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pertemuan  Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi dan Menlu Papua Nugini, Justin Tkatchenko menjadi sejarah penting.

Pasalnya, delegasi dari dua negara tetangga yang bertemu dalam Join Ministerial Commission atau JMC RI-Papua Nugini (PNG) berlangsung di Jayapura, ibu kota Provinsi Papua.

Baca juga: Sebentuk Cinta dan Dukungan Palestina dari Menlu Retno Marsudi: Bacakan Puisi untuk Gaza

Menteri Retno mengakui, pertemuan ini merupakan pertemuan bilateral pertama antara pihaknya dan PNG.

"Sebagai tetangga dekat, PNG adalah mitra alami bagi Indonesia. Menteri Tkatchenko, kita menulis sejarah hari ini. Ini untuk pertama kalinya pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri Indonesia dan PNG berlangsung di Jayapura. Kami berbagi perbatasan darat yang luas tidak jauh dari sini, lebih dari seratus kilometer," kata Retno dalam jumpa pers di Swissbelhotel Jayapura,  Rabu (8/5/2024).

 

 

Retno menyebut, Indonesia dan PNG berkomitmen saling menghormati kedaulatan kedua negara.

Selain itu, hubungan kedua negara juga harus saling menguntungkan.

"Kami berbagi ikatan budaya yang kuat. Kami juga memiliki komitmen yang kuat untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara lain," terangnya.

"Yang terpenting, kami memiliki komitmen yang sama bahwa hubungan kita harus saling menguntungkan dan membawa kesejahteraan bagi kedua rakyat kita termasuk masyarakat yang tinggal di perbatasan negara kita," imbuh Menteri Retno.

Baca juga: Menlu Retno Marsudi Transit di Bandara Mopah Merauke, Ada Apa?

Membahas Sejumlah Isu Penting

Dalam pertemuan JMC yang berlangsung hari ini, kata Retno, ada sejumlah isu penting yang dibahas.

Isu tersebut mulai dari kerjasama politik hingga keamanan.

"Pertama, kerja sama politik-keamanan. Hubungan politik antara kedua negara adalah sangat kuat. Pertukaran kunjungan di tingkat pemimpin berlangsung intensif. Juli tahun lalu, Presiden (Jokowi) mengunjungi PNG. Di bulan yang sama, Juli, Wakil PM PNG mengunjungi Indonesia. September, PM PNG berkunjung ke Indonesia. Indonesia menyambut baik selesainya proses ratifikasi pertahanan baru perjanjian kerjasama oleh PNG, dan kami menantikan berlakunya perjanjian ini, implementasi yang bermanfaat," jelasnya.

Sebagai dua negara bertetangga yang berbagi perbatasan yang luas, menurut Retno,  perjanjian Indonesia dengan PNG sangat penting untuk memperkuat keamanan kedua negara di tengah dinamika geopolitik.

Baca juga: Tiba di Washington, Jokowi dan Delegasi RI Tak Disambut Pejabat AS, Menlu Retno Marsudi Dipecat?

Bahas Kerjasama di Bidang Ekonomi dan Pembangunan

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved