Sejarah
Budi Utomo: Sejarah Organisasi hingga Bubarnya Gerakan Kolektif di Masa Hindia Belanda
Kala itu, semangat nasionalisme di Asia semakin menguat. Anak muda ingin Indonesia keluar dari cengkeraman kolonialisme.
Penulis: Paul Manahara Tambunan | Editor: Paul Manahara Tambunan
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kemerdekaan Indonesia dimulai pada periode kebangkitan nasional yang ditandai dengan rasa kebanggaan dan solidaritas.
Kala itu, semangat nasionalisme di Asia semakin menguat.
Para pemuda dan intelektual bergerak membangun kekuatan untuk menerabas tirani dari penjajah di negara masing-masing.
Di situ pula lahir Budi Utomo, organisasi pergerakan nasional yang didirikan di Jakarta pada 20 Mei 1908.
Anak muda ingin Indonesia keluar dari cengkeraman kolonialisme.
Organisasi Budi Utomo didirikan oleh Dr Soetomo, Cipto Mangoenkoesoemo, Goenawan, dan Tirtokusumo.
Mereka merupakan mahasiswa School tot Opleiding voor Inlandsche Artsen atau STOVIA.
Baca juga: Boaz Solossa dan Papua, Belajar Mencintai Indonesia Sampai Mampus
Kontribusi Wahidin Sudirohusodo juga tidak dapat dipisahkan dalam pendirian Budi Utomo.
Meskipun bukan pencetus awalnya, Wahidin Sudirohusodo adalah tokoh yang mendorong Soetomo dan kawan-kawan untuk membentuk Budi Utomo.
Sejarah singkat
Munculnya nasionalisme di Asia yang diawali dengan kemenangan Jepang atas Rusia pada 1905, tidak dapat dipisahkan dari kebangkitan nasionalisme di Indonesia.
Ada faktor internal dan faktor asing yang berkontribusi pada kebangkitan nasionalisme rakyat Indonesia dan perluasan pergerakan nasional Indonesia.
Meskipun demikian, perlawanan bersenjata di berbagai daerah memicu reaksi sebelum 1905.
Hal ini membuktikan bahwa rasa nasionalisme rakyat Indonesia selalu menjadi reaksi terhadap penderitaan psikologis dan fisik yang ditimbulkan oleh penjajahan.
Pada 20 Mei 1908, sebagai sebuah organisasi pelajar yang bertujuan untuk mempromosikan kepentingan kelas bawah, Budi Utomo didirikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Pendiri-organisasi-Budi-Utomo-Soetomo-Cipto-Mangoenkoes.jpg)