Info Papua Pegunungan
Empat PAC GAMKI Tolikara Resmi Dilantik, Wiles Weya: Semua OKP Harus Kerja Sama
Weiles menjelaskan, ke depan akan melakukan raker itu sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan pemuda Tolikara akan menambahkan PAC.
Penulis: Arni Hisage | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Arny Hisage
TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA — Dalam rangka meningkatkan eksistensi pelayanan dalam Kepemudaan, Gereja, Pemerintah dan Masyarakat, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Indonesia (DPC-GAMKI) Kabupaten Tolikara resmi melakukan Rakercab sekaligus melantik Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Tolikara.
Dalam kegiatan ini telah menentukan empat titik utama dan sekaligus pelantikan diantaranya, PAC Karubaga, PAC Bokondini, PAC Kembu dan PAC Kanggime, sesuai dengan masing-masing titik dimana Gereja dan Pemerintah telah meletakkan sebagai pondasi untuk pembangunan seluruhnya di Kabupaten Tolikara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah acara Rakercab Pertama dilanjutkan dengan Pelantikan Pengurus PAC di Gedung Gereja Gidi Ebenhaezer Karubaga, Jumat (31/05/2024).
Ketua DPC GAMKI Kabupaten Tolikara Weiles Weya menerangkan, GAMKI adalah salah satu organisasi nasional yang dimiliki oleh Pemuda Kristen, jadi setelah GAMKI hadir di Tolikara berusia satu tahun, kini melaksanakan Rakercab Pertama di Kabupaten Tolikara Provinsi Papua Pegunungan.
Dalam Rakercab ini melakukan tiga agenda besar, yang pertama Rapat Kerja Cabang atau disebut dengan nama (Rakercab) yang kedua Pembentukan PAC, dan yang ketiga melakukan pelantikan untuk empat titik.
"Jadi, kami pengurus buka sayap pembentukan PAC supaya pemuda Tolikara bisa terhimpun semua dalam GAMKI supaya kedepan bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat membangun pengkaderisasi dan lainnya, karena itu harapan organisasi," terang Weiles.
Menurutnya, setelah kegiatan ini kedepan akan menghadapi Pilkada sehingga semua pemuda menjadi satu untuk sukseskan Pilkada, terutama jaga kedamaian di Tolikara, karena Tolikara ini merupakan tempat peradaban Injil, jadi harus jaga bersama.
Baca juga: Mahasiswa dan Pemuda Papua Selatan Khawatir Kuota CPNS 2024 Tidak Berpihak pada OAP
"Harapan kita kepada TNI/Polri, Gereja, Pemerintah dan semua masyarakat kita jaga kedamaian dalam Pilkada ini," ujarnya.
"Rapat kerja yang kami lakukan ini hanya yang ada dalam GAMKI saja, karena GAMKI ada di Toli baru satu tahun,"
Weiles menjelaskan, ke depan akan melakukan raker itu sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan pemuda Tolikara akan menambahkan PAC.
Kepada beberapa organisasi yang ada di Tolikara ini menjadi satu dan bergandengan tangan untuk membangun kepemudaan maupun semua bidang yang bersifat membangun lakukan secara bersama-sama.
"Kemudian sesuai dengan perkembangan saat ini khususnya situasi di Tolikara harus harus menjaga dan tanggung jawab kita bersama, apa lagi sekarang tahun-tahun politik Pilkada, sehingga kita semua pemuda harus membangun komunikasi antara OKP untuk melakukan kegiatan yang positif untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat," jelasnya.
Jadi kehadiran GAMKI dan beberapa OPK yang ada ini tetap mitra, sehingga pemerintah sebagai honai besar Tolikara harus merespon positif kegiatan kepemudaan kedepan.
Untuk membawa perubahan di Kabupaten Tolikara, jadi semua pemuda bisa terlibat untuk belajar dalam organisasi ini.