Senin, 13 April 2026

Wapres Kunjungi Kabupaten Merauke

Ini Pesan Penting Wapres Ma'aruf Amin untuk DOB Papua Selatan

pertajam program dan langkah-langkah yang bersifat komprehensif dengan menonjolkan potensi dan keunikan Provinsi Papua Selatan.

Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Yulianus Bwariat
 Wapres RI, Ma'aruf Amin menyampaikan sejumlah pesan dan harapan untuk Papua Selatan 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat


TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Hari ini, Wakil Presiden Repbulik Indonesia, Ma'ruf Amin mencanangkan pembangunan sentra sarana dan prasarana untuk pemerintahan Provinsi Papua Selatan.

Pencanangan itu merupakan tanda komitmen dan kesungguhan pemerintah untuk membangun Provinsi Papua Selatan.

"Pada kesempatan yang baik ini, saya ingin menyampaikan beberapa pesan untuk mengakselerasi pembangunan Papua Selatan kedepan," ucap Wapres di Swiss-Belhotel Merauke, Selasa (4/6/2024).

Baca juga: TERKINI: Wapres Maruf Amin Bertolak ke Merauke, Ini Sederet Agenda Kerjanya Selama di Papua Selatan

Akselerasi pertama adalah, pertajam program dan langkah-langkah yang bersifat komprehensif dengan menonjolkan potensi dan keunikan Provinsi Papua Selatan yang berada di perbatasan negara.

"Cita-cita masyarakat Papua Selatan untuk membangun suatu rumah besar sebagai tempat naungan hidup telah terwujud saat ini," ungkap Ma'aruf.

Sambungnya, pemerintah masih ada tanggungjawab besar yang tampak di depan mata, yakni menjadikan rumah baru tersebut memancarkan cahaya kesejahteraan, kedamaian, dan keadilan di Timur Indonesia.

TUGU KTM SALOR - Inilah salah satu tugu ikon di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Di tempat ini bakal dibangun pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan yang rencananya akan dikunjungi Wapres, Maruf Amin, Selasa (4/6/2024).
TUGU KTM SALOR - Inilah salah satu tugu ikon di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Di tempat ini bakal dibangun pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan yang rencananya akan dikunjungi Wapres, Maruf Amin, Selasa (4/6/2024). (Tribun-Papua.com)

Kedua, jadikan kawasan sentra pemerintahan PPS tidak hanya menjadi penopang fisik fungsi pemerintahan semata, tapi juga poros penggerak percepatan pembangunan Provinsi Papua Selatan.

Kawasan Papua Selatan harus menjadi pendorong pengembangan ruang terbuka hijau, penggerak kegiatan sosial kemasyarakatan yang inklusif serta pusat penyusunan kebijakan yang meningkatkan konektifitas ekonomi antar wilayah di Papua Selatan.

"Ketiga, tingkatkan kolaborasi sinergi dan kerjasama antara kementrian lembaga dan pemda agar terus aktif, memastikan tahapan persiapan pembangunan berjalan dengan baik."

Baca juga: Suku Awyu dan Moi Menangis, Tanah Adatnya Dirampas Perusahaan Sawit: Apakah Papua Masih Bagian NKRI?

"Seluruh pemangku kepentingan khususnya Orang Asli Papua harus terlibat dalam penyusunan rencana induk yang terpadu," sambungnya.
Ditambahkannya, design wilayah yang bersinambungan, manajemen proyek yang terukur serta pembiayaan lintas sektor untuk pembangunan sentra sarana dan prasarana utama beserta sarana pendukung lainnya.

"Saya menitipkan harapan agar pembangunan sentra sarana dan prasarana pemerintahan ini, kelak berperan sebagai sebuah kota baru di Provinsi Papua Selatan sekaligus menampilkan wajah kawasan pemerintahan yang tetap menghargai simbol kearifan lokal di wilayah ini," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved