Senin, 18 Mei 2026

Info Papua Barat Daya

Ini Alasan RSUD Raja Ampat Didapuk Jadi Rumah Sakit Rujukan Pasien Stroke

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Papua Barat Daya akan menghadirkan rumah sakit rujukan khusus penyakit stroke.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
freepik.com
ilustrasi dampak stroke terhadap otak 

TRIBUN-PAPUA.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Papua Barat Daya akan menghadirkan rumah sakit rujukan khusus penyakit stroke.

Upaya menghadirkan rumah sakit rujukan khusus pasien stroke ini  juga menjadi perhatian serius dari Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati saat menjabat.

Baca juga: Penyebab Stroke di Usia Muda, Ini Penjelasan Ahli Saraf

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ampat,  Lidia Meidi Maspaitella mengatakan, cita-cita besar ini rencananya akan diwujudkan pada 2025.

 “Wacana ini menjadi salah satu pilihan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) nantinya di Tahun 2025 mendatang,” katanya, Jumat (18/10/2024).

Baca juga: Begini Anjuran Dokter Bagi Penderita Stroke yang Ingin Berpuasa

 Lanjut dia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih terus berkordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan status rumah sakit rujukan.

RSUD Dr JP Wanane Kabupaten Sorong menangani rujukan pasien jantung, RSUD Sele Be Solu tangani pasien kanker, maka RSUD Raja Ampat khusus rehabilitasi pasien strok.

“Perjuangan menghadirkan rumah sakit rujukan penyakit sStroke sebenarnya sudah berproses dari dulu sejak tahun 2017, namun baru terjawab di tahun 2025,” kata dia.

Dia menambahkan, ada 22 rumah sakit di seluruh Indonesia terpilih sebagai rumah sakit rujukan pasien strok.

Artikel ini telah tayang di Tribunsorong.com 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved