kesehatan
Begini Anjuran Dokter Bagi Penderita Stroke yang Ingin Berpuasa
Penderita stroke yang kondisinya stabil setelah menjalani pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter boleh saja menjalani puasa.
Penulis: Lidya Salmah | Editor: Lidya Salmah
TRIBUN-PAPUA.COM - Ternyata, penderita stroke dapat menjalani ibadah Puasa Ramadhan apabila kondisinya ringan dan sudah berkonsultasi dahulu dengan dokter.
Untuk lebih jelasnya, simak anjuran dokter berikut.
Apakah penderita stroke boleh berpuasa?
Dilansir dari Antara, Selasa (19/3/2024), dokter spesialis saraf, dr. Lilir Amalini, S menjelaskan bahwa penderita stroke boleh berpuasa, namun perlu melihat dahulu kondisinya.
Baca juga: Jika Tak Ditangani, Stroke Iskemik Bisa Picu Kerusakan Otak Permanen
Dokter dari Perhimpunan Dokter Neurologi Seluruh Indonesia (Perdosni) tersebut mengatakan, penderita stroke yang kondisinya stabil setelah menjalani pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter boleh saja menjalani puasa.
Namun, apabila fase strokenya masih akut, masih baru terkena stroke dengan kadar gula darah atau tekanan darah yang belum stabil, maka dianjurkan untuk tidak berpuasa terlebih dahulu.
Penderita stroke sebaiknya juga memerhatikan pola makan saat buka puasa.
Dokter Lilir menyarankan untuk tidak langsung makan dalam porsi besar karena bisa mengakibatkan kenaikan gula darah.
Lilir menyarankan untuk minum air putih dan konsumsi buah-buahan seperti kurma sebanyak 1-2 biji saat buka puasa.
Kemudian kalau sudah shalat atau 15 menit setelahnya baru boleh mengonsumsi makan yang lebih berat.
Penderita stroke juga perlu membatasi asupan gula, garam, dan lemak.
Baca juga: Penyebab Stroke di Usia Muda, Ini Penjelasan Ahli Saraf
Sementara itu, nutrisi yang bagus untuk penderita stroke saat puasa yaitu makanan mengandung vitamin B6, B12, dan asam folat.
Nutrisi tersebut bisa didapat dari sayuran hijau, ikan, susu, telur, dan keju.
Manfaat puasa bagi kesehatan otak orang sehat dan penderita stroke
Dokter Lilir menjelaskan beberapa manfaat puasa bagi kesehatan otak semua orang, termasuk penderita stroke.
| Sinergi ASABRI dan Polda Papua: Program TUNAS Sasar Penurunan Stunting di Muara Tami Jayapura |
|
|---|
| RSUD Abepura Gandeng Bank Papua untuk Pembayaran Digital, Begini Cara Kerja Payment Point |
|
|---|
| PIS dan doctorSHARE Hadirkan Layanan Kesehatan Terapung di Papua, Sasar 10 Ribu Warga Waigeo Utara |
|
|---|
| 5 Alasan Utama Orang Indonesia Memilih Berobat ke Luar Negeri |
|
|---|
| Virus HMPV: Apa Itu dan Mengapa Perlu Diwaspadai? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/dampak-stroke-terhadap-otak.jpg)