kesehatan
Begini Anjuran Dokter Bagi Penderita Stroke yang Ingin Berpuasa
Penderita stroke yang kondisinya stabil setelah menjalani pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter boleh saja menjalani puasa.
Penulis: Lidya Salmah | Editor: Lidya Salmah
Manfaat yang pertama adalah meremajakan sel otak.
Saat puasa, terjadi proses yang dinamakan autofagi atau semacam detoksifikasi terhadap sel-sel tua yang beracun.
"Terus yang kedua, puasa itu akan meningkatkan fungsi kognitif. Jadi fungsi berpikir, fungsi belajar, memori," imbuh Lilir.
Menurut Lilir, manfaat tersebut bisa didapatkan karena saat puasa ada produksi protein bernama Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF) yang berfungsi membantu proses belaja serta meningkatkan kemampuan memori.
Manfaat puasa yang ketiga untuk mencegah penyakit neurodegeneratif atau masalah kesehatan akibat penuaan, seperti parkinson dan alzheimer.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apakah Penderita Stroke Boleh Berpuasa? Begini Anjuran Dokter..."
| Sinergi ASABRI dan Polda Papua: Program TUNAS Sasar Penurunan Stunting di Muara Tami Jayapura |
|
|---|
| RSUD Abepura Gandeng Bank Papua untuk Pembayaran Digital, Begini Cara Kerja Payment Point |
|
|---|
| PIS dan doctorSHARE Hadirkan Layanan Kesehatan Terapung di Papua, Sasar 10 Ribu Warga Waigeo Utara |
|
|---|
| 5 Alasan Utama Orang Indonesia Memilih Berobat ke Luar Negeri |
|
|---|
| Virus HMPV: Apa Itu dan Mengapa Perlu Diwaspadai? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/dampak-stroke-terhadap-otak.jpg)