Info Kabupaten Sarmi
Kabupaten Sarmi kekurangan dokter gigi
Dua puskesmas yang memiliki dokter umum maupun dokter gigi adalah Puskesmas Sarmi dan Puskesmas Bagiserwar.
Penulis: Marius Frisson Yewun | Editor: Paul Manahara Tambunan
TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Pemerintah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua kekurangan dokter spesialis gigi untuk mengisi sejumlah puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Sarmi, Dorlina RL Haay mengatakan selain dokter, pihaknya membutuhkan tenaga apoteker dan analis.
"Dari 11 puskesmas itu ada tenaga dokternya, tetapi untuk dokter spesialis gigi cuma ada di dua puskesmas. Dokter gigi ini profesi langka. Bukan hanya kami di Sarmi," katanya di Jayapura baru-baru ini.
Dua puskesmas yang memiliki dokter umum maupun dokter gigi adalah Puskesmas Sarmi dan Puskesmas Bagiserwar.
Baca juga: Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong Ajak Warga Kabupaten Sarmi Gemar Makan Ikan: Bisa Cegah Stunting
"Padahal di setiap puskesmas itu minimal ada satu dokter umum dan satu dokter gigi," katanya.
Untuk mencari tambahan dokter, dinas kesehatan mengimbau dokter yang telah bekerja, mengajak rekan atau adik-adik pada jurusan kedokteran yang sama untuk bekerja di Sarmi.
"Tahun ini kami ada rekrut untuk mengisi kekosongan. Untuk jangka pendek yang kami lakukan, kami rekrut tenaga dokter, langsung siapkan anggarannya semua," katanya.
Anggaran yang disediakan berfariasi, tergantung tingkat kesulitan yang dihadapi para dokter.
"Artinya tidak sama antara dokter di kota dengan yang penempatan distrik pinggiran," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Kesehatan-Sarmi-Dorlina-RL-Haa.jpg)