Gempa Sarmi
SRMA 42 Sarmi Akan Dibuka Kembali Setelah Terima Rekomendasi DPU Pasca Gempa
“Puji Tuhan, dari hasil penilaian sementara, bangunan SRMA 42 tidak mengalami kerusakan struktural yang serius. Jadi anak-anak bisa segera kembali
Penulis: Anderson Esris | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris
TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 42 Sarmi, Yeni Irap, melaporkan bahwa pada hari ini, tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sarmi telah melakukan peninjauan lanjutan terhadap kondisi bangunan sekolah pasca gempa berkekuatan 6.6 magnitudo yang mengguncang wilayah tersebut beberapa hari lalu.
Menurut Yeni, tim PU melakukan pengukuran dan penghitungan secara menyeluruh terhadap kerusakan fisik yang terjadi di seluruh area sekolah. Hasil pemeriksaan sementara yang disampaikan secara lisan oleh ketua tim PU menyebutkan bahwa kerusakan yang terjadi tergolong ringan dan tidak membahayakan aktivitas belajar mengajar.
Baca juga: Jangan Sepelekan! Pentingnya Mengganti Ring Oli Saat Penggantian Oli Mesin Motor Honda
“Puji Tuhan, dari hasil penilaian sementara, bangunan SRMA 42 tidak mengalami kerusakan struktural yang serius. Jadi anak-anak bisa segera kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Yeni, Sabtu, (18/10/2025).
Meski begitu, pihak sekolah masih menunggu surat resmi dari PU dan BNPB sebagai jaminan tertulis bahwa gedung tersebut aman digunakan. Surat tersebut menjadi syarat penting sebelum siswa yang sebelumnya dipulangkan bisa dijemput kembali dan memulai proses belajar seperti semula.
Baca juga: Bikin Irit Tanpa Ribet, Fitur ISS di Honda Genio Jadi Solusi Pengendara Modern
Yeni juga menyebutkan bahwa rencana penjemputan siswa sudah disiapkan oleh pihak sekolah bekerja sama dengan orang tua dan tim keamanan. Proses ini akan dilakukan secara bertahap setelah kepastian dari instansi teknis terkait diterima.
Perbaikan terhadap bagian-bagian yang rusak juga akan dilakukan secara bertahap oleh tim PU. Fokus perbaikan difokuskan pada plafon, dinding retak, dan fasilitas pendukung lainnya di lingkungan sekolah.
Baca juga: Astra Motor Papua Masuk Top 10 CAA 2025 Kategori Security Culture Ownership
Pihak sekolah mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah, PU, dan BNPB dalam menangani dampak gempa di sektor pendidikan. Menurut Yeni, langkah cepat ini menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh tenaga pendidik dan siswa untuk kembali semangat bersekolah.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian semua pihak. Semoga dalam waktu dekat, anak-anak bisa kembali belajar dengan tenang di lingkungan sekolah yang aman,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sdmasdadsakdskdaolkgkasdfad.jpg)