PAPUA
Harga Ayam Hidup di Youtefa Masih Rp85 Ribu Menjelang Natal
Harga ayam tidak naik, masih seperti biasanya. Kami pikir harga ini akan naik, tetapi di pusat pembelian harga tetap stabil, jadi harga jual d
Penulis: Yulianus Magai | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun Papua.com, Yulianus Magai
TRIBUN-PAPUA, JAYAPURA – Menjelang perayaan Natal pada Rabu (25/12/2024), harga ayam hidup di Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Papua masih stabil, berkisar Rp60 ribu hingga Rp85 ribu per ekor.
"Harga ayam tidak naik, masih seperti biasanya. Kami pikir harga ini akan naik, tetapi di pusat pembelian harga tetap stabil, jadi harga jual di sini juga tidak berubah," ujar Mas Andi, salah satu penjual ayam, ketika ditemui awak media Tribun-Papua.com pada Selasa (24/12/2024).
Baca juga: Polresta Jayapura Siapkan 300 Personel Untuk Mendukung Ibadah Malam Kudus
Andi menjelaskan bahwa harga tersebut kemungkinan akan bertahan hingga akhir tahun. Namun, untuk perayaan Tahun Baru, ia belum dapat memastikan apakah akan terjadi kenaikan harga atau tidak.
"Tapi untuk Tahun Baru, belum tahu apakah harga akan naik atau tidak, karena itu tergantung pusat pembelian," jelasnya.
Baca juga: Senator David Waromi Dukung Pengembangan Obat Diabetes Dari Pelajar Kristen Kasih Bangsa Serui
Ayam yang ia jual berasal dari Koya Barat, Kota Jayapura.
"Kami ambil ayam dari pusat pembelian, setelah itu, kami pasarkan di Pasar Youtefa. Keuntungan kami tidak terlalu besar, tapi yang penting bisa jualan," katanya.
Selama dua hari terakhir, jumlah pembeli cukup ramai dan dia berharap kondisi ini terus meningkat, mengingat harga ayam yang stabil.
Baca juga: Pemuda Adat Nabire-BMA Papua Tengah Berbagi Kasih Natal Dengan Anak Yatim, Duda dan Janda
"Harga masih seperti sebelumnya, jadi saya berharap warga bisa datang membeli. Semoga pasar semakin ramai," harapnya.
Pria asal Jawa Barat itu juga berharap harga di pusat pembelian tetap stabil agar menguntungkan penjual maupun pembeli.
Baca juga: Kumpulan Link Twibbon Natal 2024, Bisa Dibagikan di Medsos
"Sehingga masyarakat sebagai pembeli dan kami sebagai penjual bisa sama-sama mendapat keuntungan," pungkasnya.(*)
| Fakta Kawasan Kumuh Jadi Prioritas Utama, Gubernur Papua Rombak Strategi Pembangunan 2025-2029 |
|
|---|
| Kunjungi Samsat Biak, Gubernur Papua Dorong PAD Maksimal Meski Banyak Kendaraan Plat Luar |
|
|---|
| Gubernur Papua Tata Aset Biak: Dari Pelabuhan Perikanan Hingga Fasilitas Bina Netra |
|
|---|
| HUT ke-5 Sanggar Alyka Sukses Satukan Pelari Papua |
|
|---|
| Gubernur Fakhiri Ajak HKJSM Periode 2025 – 2030 Bangun Papua Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Harga-ayam-di-youtefa.jpg)