Rabu, 15 April 2026

Video Viral Mahasiswa Papua

VIDEO VIRAL Oknum Mahasiswa Papua Palak Warga di Jalan Raya Bandung, Methodius Kossay Angkat Bicara

Pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) Papua,  Methodius Kossay, menyayangkan kejadian ini.

Penulis: Amatus Hubby | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Amatus
Pemerhati SDM Papua Pegunungan, Methodius Kossay. Foto: Tribun-Papua.com, Amatus Huby 

Laporan Wartawan Tribun-papua.com, Amatus Huby 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sebuah video berdurasi 1.43 menit viral di media sosial, yang mana dalam video tersebut  memperlihatkan oknum pemuda Papua memalak seorang warga dan keluarganya di jalan raya di daerah Bandung, Jawa Barat.

Dalam video tersebut, terlihat pelaku menghadang korban dengan menggunakan senjata tajam.

Pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) Papua,  Methodius Kossay, menyayangkan kejadian ini.

Baca juga: Senator hingga KNPI dan Labewa imbau mahasiswa Papua Pegunungan tidak buat rusuh di negeri orang

Methodius menegaskan, entah pelaku ini seorang mahasiswa yang sedang kuliah atau bukan, namun tindakan pelaku yang diduga dalam pengaruh minuman keras beralkohol itu, sangat mencoreng nama baik mahasiswa Papua, yang sedang menempuh pendidikan di Jawa khususnya di Bandung.

"Stigma negatif ini akan berdampak dan mempengaruh ruang gerak mahasiswa dan pelajar yang sedang sekolah di sana," kata Methodius saat ditemui Tribun-Papua.com, di Jayapura, Kamis (30/1/2025).

Menurut Methodius, perbuatan oknum mahasiswa Papua itu idak patut dan tidak terpuji.

Baca juga: Gerakan Mahasiswa Papua Latih Generasi Muda Kuasai Jurnalistik

Sebab itu, dirinya meminta agar pelaku ditindak tegas dan menyampaikan klarifikasi serta permohonan maaf kepada masyarakat sekitar tempat kejadian dan kepada seluruh mahasiswa Papua.

"Perlu diketahui dan ditelusuri motivasi pelaku melakukan aksi palak tersebut, karena mencoreng nama baik mahasiswa Papua yang sedang mengenyam pendidikan di Jawa, Bali, dan Sumatra,"tegas Methodius.

Ia pun berharap kejadian ini tidak terulang kembali dan meminta agar paguyuban, komunitas mahasiswa, atau organisasi induk yang menaungi mahasiswa Papua, seperti Ikatan Mahasiswa Papua (IPMAPA), untuk bertindak jika terjadi kejadian serupa.

"Sehingga bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan jika meresahkan atau merugikan masyarakat bisa diproses melalui pihak yang berwajib sehingga bisa memberikan efek jera kepada oknum atau pelaku," tegasnya lagi.

Baca juga: Polisi Makassar Tembak Mahasiswa Papua Yang Memperingati HUT Papua Merdeka

Sebagai alumni yang pernah menempuh pendidikan di Jawa dan juga sebagai pemerhati SDM Papua, Methodius berpesan kepada seluruh mahasiswa dan pelajar yang sedang menempuh pendidikan di luar Papua untuk belajar dengan sungguh-sungguh, rajin, dan tepat waktu.

"Harus menjadi pribadi yang proaktif dan berkomitmen dalam menyelesaikan sekolah, dengan melihat pada tujuan, target, strategi dan terus bertindak dalam mengejar cita-cita dan harapannya," pesannya.

Baca juga: Ini Respons Sri Sultan HB X Terkait Kericuhan Aksi Mahasiswa Papua di Yogyakarta

Ia juga mengingatkan agar mahasiswa dan pelajar tidak mudah terbawa arus negatif atau pergaulan bebas yang dapat menghambat kuliah sebagai tujuan utama.

"Stop mabuk bagi yang biasa mabuk karena itu akan merusak diri, keluarga, dan masa depan,"tandasnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved