Nasional
Jangan Kaget! Iuran BPJS Kesehatan akan Naik
Dalam meramu iuran BPJS Kesehatan yang baru, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, dan BPJS Kesehatan saat ini sedang melakukan penghitungan.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Iuran BPJS Kesehatan berpotensi mengalami penyesuaian.
Hal itu, menyusul rencana pemerintah akan menaikkan iuran BPJS Kesehatan mulai 2026.
Dalam meramu iuran BPJS Kesehatan yang baru, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, dan BPJS Kesehatan saat ini sedang melakukan penghitungan angka yang tepat.
Baca juga: Penjelasan BPJS Kesehatan Terkait RS Provita Tidak Layani Pasien BPJS Tahun Depan
Setelah kajian penghitungan tersebut selesai, Menteri Kesehatan Budi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani akan membawa hasilnya ke Presiden Prabowo Subianto.
"Rencananya di 2026 mesti ada adjustment dari tarifnya," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari Kontan, Kamis (6/2/2025).
Budi menyebut, sampai saat ini memang belum ada nilai yang pasti, dan kenaikan ini tidak terkait dengan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS Kesehatan.
Namun karena potensi meningkatnya klaim pelayanan sakit jantung, stroke, dan lainnya.
Sebelumnya, Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan Mahlil Ruby mengatakan, dengan intensifikasi program sesuai rencana kerja dan anggaran (RKA), gagal bayar berpotensi terjadi pada Juni 2026.
Sebab itu, strategi keberlanjutan JKN diantaranya melalui penyesuaian iuran sesuai Perpres 59/2024 atau selambatnya 1 Januari 2026. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Siapkan Dana Lebih, Pemerintah akan Naikkan Iuran BPJS Kesehatan
TribunPapua.com
Iuran BPJS
BPJS Kesehatan
Kementerian Kesehatan
Kementerian Keuangan
Budi Gunadi Sadikin
Sri Mulyani
Prabowo Subianto
| Victor Yeimo: Konflik Papua Dipelihara karena Menguntungkan Elite Militer dan Politik Jakarta |
|
|---|
| Pimpinan Badan Gizi Nasional Dicopot, Yan Mandenas: Pemerintah Dengar Suara Rakyat dan Masukan DPR |
|
|---|
| Presiden Gereja Baptis Surati Kapolri, Minta Penanganan Kasus Film Pesta Babi Disikapi Secara Bijak |
|
|---|
| Geger Penemuan Mayat Ber-Life Jacket di Raja Ampat, Diduga WNA, Kondisi Kepala Sudah Jadi Tengkorak |
|
|---|
| Pemerintah Targetkan Perluasan Kebun Sawit di Papua Selatan Dua Kali Lipat, Didominasi Modal Asing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/6-Februari-2025-Naik-lagee.jpg)