Pendaki Meninggal di Puncak Cartenz
Puncak Cartenz Merenggut Korban: Penyakit Ketinggian Jadi Momok Bagi Para Pendaki
Puncak Cartenz Pyramid, salah satu gunung tertinggi di dunia, memang dikenal memiliki tantangan ekstrem, terutama terkait ketinggian.
Gejala berat AMS meliputi:
Edema paru ketinggian tinggi (HAPE), yaitu penumpukan cairan di paru-paru
Edema serebral ketinggian tinggi (HACE), yaitu penumpukan cairan di otak
Faktor Risiko AMS
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena AMS, antara lain:
Ketinggian tempat pendakian
Kecepatan pendakian
Kondisi fisik individu
Riwayat penyakit ketinggian sebelumnya
Pencegahan dan Penanganan AMS
Pencegahan adalah kunci utama dalam menghadapi AMS.
Baca juga: Tak Berlanjut ke Proses Hukum, Kasus Puluhan Pendaki Rinjani Ditelantarkan Agen Berakhir Damai
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
Aklimatisasi
Naik secara bertahap ke ketinggian yang lebih tinggi untuk memberi waktu bagi tubuh beradaptasi.
Hidrasi
Minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi.
Istirahat yang cukup
Hindari aktivitas fisik yang berlebihan.
Mengenali gejala
Segera turun ke ketinggian yang lebih rendah jika mengalami gejala AMS.
Jika gejala AMS berat, segera cari pertolongan medis. (*)
TribunPapua.com
Pendaki Meninggal di Puncak Cartenz
Puncak Cartenz Pyramid
Kabupaten Mimika
Papua Tengah
Lilie Wijayanti Poegiono
Elsa Laksono
Acute Mountain Sickness (AMS)
| Fiersa Besari Klarifikasi Insiden Renggut Nyawa Dua Pendaki Puncak Cartenz Papua, Begini Kata Musisi |
|
|---|
| Pendakian Puncak Cartenz Pyramid Papua Dihentikan Sementara Pasca-tewasnya Dua Pendaki Wanita |
|
|---|
| Tragedi Puncak Cartenz, Jenazah Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono Dipulangkan dari Timika ke Jakarta |
|
|---|
| Begini Kesaksian Suami Lilie Wijayanti, Pendaki Asal Bandung yang Meninggal di Puncak Cartenz Papua |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Jenazah Pendaki Puncak Cartenz Pyramid Papua, Lilie Wijayanti Dievakuasi ke Timika |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/2-Maret-2025-bwpkssaaaaa.jpg)