Kamis, 23 April 2026

Info PTFI

Kini Lala Bisa Menikmati Air Bersih dari  PT Freeport Indonesia dan Pemkab Mimika

Kami telah melakukan pengecekan langsung ke rumah-rumah warga di wilayah SP 2, Perumahan Pemda 1, dan area SP 3 kota Timika

Editor: M Choiruman
ISTIMEWA
AIR BERSIH - Warga mencoba air bersih saat Kadis PUPR Mimika Robert Mayout bersama VP Government Relations PTFI Lenny Josephina melakukan pengecekan. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA - PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika melakukan uji coba distribusi air bersih dari fasilitas Water Treatment Plant (WTP) Kuala Kencana ke 2.700 rumah warga di Timika.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia. Kita memerlukan air bersih untuk memasak, minum, mencuci, mandi, dan lain sebagainya,” kata Director & Executive Vice President (EVP) Sustainability Development PTFI, Claus Wamafma di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (19/3/2025).

Baca juga: Pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia Bakal Mengangkat Ekonomi dan Lapangan Kerja

Lebih lanjut dia menjelaskan, program ini air bersih ini merupakan bagian dari upaya kolaborasi antara pemerintah daerah dan PTFI untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Mimika melalui penyediaan air bersih yang berkelanjutan. 

Claus Wamafma menjelaskan saat ini uji coba dilakukan di Kompleks Satuan Pemukiman I, Satuan Pemukiman III, Perumahan Pemda, Perumahan Kejaksaan. Selanjutnya secara bertahap menyusul di wilayah-wilayah lain. 

Total sambungan yang sudah masuk ke rumah-rumah di empat kawasan tersebut adalah 12 ribu sambungan rumah. Dari jumlah tersebut, 2.700 rumah sudah menikmati air bersih.

Untuk memastikan kelancaran distribusi air bersih dari WTP hingga ke rumah-rumah warga, PTFI bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pemantauan bersama pada Rabu (19/3/2025). 

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Robert Mayout yang memimpin pemantauan ini didampingi Vice President (VP) Government Relations PTFI, Lenny Josephina.

Baca juga: Peserta Uncen Termotivasi Dengan Pelatihan Bisnis Yang Dilakukan PTFI

Robert menjelaskan uji coba gratis ini dilakukan selama dua jam di pagi hari dan dua jam di sore hari. 

"Kami telah melakukan pengecekan langsung ke rumah-rumah warga di wilayah SP 2, Perumahan Pemda 1, dan area SP 3 kota Timika untuk memastikan bahwa air bersih dapat diterima dengan baik oleh masyarakat," katanya.

Seorang warga di Komplek SP-2 Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Lala Darmayana menceritakan selama ini ia menggunakan air sumur. 

Baca juga: Penampilan Memukau Band Cokelat Warnai Puncak BK3N PTFI di Kuala Kencana Timika

Warga lainnya memanfaatkan air hujan yang ditampung atau sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Sedangkan untuk air minum, warga membeli air minum dalam kemasan. 

"Dulu kami warga di sini dapat air dari sumur, dan sekarang sudah ada sambungan pipa ke rumah-rumah. Kami senang air bersih sudah mulai mengalir," kata Lala.

Lenny mengatakan dengan adanya air bersih, warga mendapat banyak manfaat. Dari sisi kesehatan, dapat mengurangi risiko penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan infeksi bakteri.

Baca juga: PTFI Kampanye Safety Goes To School, Catur Budianto: Gaungkan BK3N

Dari sisi lingkungan, mengurangi sampah plastik dari air minum dalam kemasan. Sedangkan manfaat ekonominya, warga menghemat pengeluaran karena tidak membeli air minum dalam kemasan.

WTP merupakan fasilitas pengolahan air minum yang berada di lahan 1,36 hektare di Kuala Kencana. Kompeks ini dilengkapi fasilitas pendukung seperti kantor, laboratorium, ruang genset, ruang panel, rumah pompa dan rumah trafo sebagai penunjang operasional pengolahan air bersih.

Baca juga: Lewat Beasiswa PTFI, Sephia Jangkup Wujudkan Mimpi Jadi Dokter Perempuan Pertama dari Suku Amungme

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved