Apakah Puasa Syawal Harus Dilakukan 6 Hari Berturut-turut? Simak Penjelasannya
Apakah puasa Syawal 6 hari harus dilakukan berurutan? Simak penjelasannya berikut ini.
TRIBUN-PAPUA.COM - Puasa Syawal merupakan salah satu amalan sunah yang dianjurkan bagi umat Islam setelah selesai menjalani puasa Ramadan.
Puasa Syawal dijalankan selama 6 hari pada bulan Syawal.
Apakah puasa Syawal 6 hari harus dilakukan berurutan?
Sebagian ulama juga menjelaskan, pelaksanaan puasa Syawal dianjurkan untuk dilakukan secara enam hari berturut-turut.
Namun dibolehkan juga pelaksanaan puasa Syawal dilakukan secara selang-seling.
Baca juga: 60 Ucapan Selamat Idul Fitri yang Menyentuh Hati, Cocok Dibagikan ke Orang-orang Terdekat
Selain itu, sebagian ulama menganjurkan untuk mengerjakan mulai tanggal 2 Syawal bila memungkinkan.
Merujuk hasil sidang isbat penetapan Lebaran 2025, Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1446 H jatuh pada hari Senin (31/3/2025).
Artinya, puasa Syawal dapat dilaksanakan mulai hari ini, Selasa (1/4/2025).
Berikut niat untuk puasa sunnah di bulan Syawal :
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘ala
Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.
Selain itu, niat puasa Syawal juga bisa diucapkan saat siang hari selama belum makan atau minum.
Berikut niat puasa Syawal yang dilakukan pada siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
| Tutup Ramadan 1447 H, Astra Motor Papua Tebar Kebaikan Lewat Sembako dan Hampers |
|
|---|
| Puasa Syawal: Waktu Pelaksanaan, Tata Cara, hingga Bacaan Niatnya |
|
|---|
| Sujud Syukur di Ujung Bandara, Idul Fitri 1447 H di Sarmi Berlangsung Khidmat |
|
|---|
| Dua Lokasi di Mimika Jadi Pusat Pelaksanaan Salat Id warga Muhammadiyah |
|
|---|
| MUI Mimika Imbau Umat Tunggu Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 1447 Hijriah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ilustrasi-puasa.jpg)