Rabu, 15 April 2026

Apakah Puasa Syawal Harus Dilakukan 6 Hari Berturut-turut? Simak Penjelasannya

Apakah puasa Syawal 6 hari harus dilakukan berurutan? Simak penjelasannya berikut ini.

TribunWow.com/Rusintha Mahayu
PUASA SYAWAL - Ilustrasi Puasa. Apakah puasa Syawal 6 hari harus dilakukan berurutan? Simak penjelasannya berikut ini. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Puasa Syawal merupakan salah satu amalan sunah yang dianjurkan bagi umat Islam setelah selesai menjalani puasa Ramadan.

Puasa Syawal dijalankan selama 6 hari pada bulan Syawal.

Apakah puasa Syawal 6 hari harus dilakukan berurutan?

Sebagian ulama juga menjelaskan, pelaksanaan puasa Syawal dianjurkan untuk dilakukan secara enam hari berturut-turut.

Namun dibolehkan juga pelaksanaan puasa Syawal dilakukan secara selang-seling.

Baca juga: 60 Ucapan Selamat Idul Fitri yang Menyentuh Hati, Cocok Dibagikan ke Orang-orang Terdekat

PUASA SYAWAL - Ilustrasi Puasa
PUASA SYAWAL - Ilustrasi Puasa (TribunWow.com/Rusintha Mahayu)

Selain itu, sebagian ulama menganjurkan untuk mengerjakan mulai tanggal 2 Syawal bila memungkinkan.

Merujuk hasil sidang isbat penetapan Lebaran 2025, Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1446 H jatuh pada hari Senin (31/3/2025).

Artinya, puasa Syawal dapat dilaksanakan mulai hari ini, Selasa (1/4/2025).

Berikut niat untuk puasa sunnah di bulan Syawal :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘ala

Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.

Selain itu, niat puasa Syawal juga bisa diucapkan saat siang hari selama belum makan atau minum.

Berikut niat puasa Syawal yang dilakukan pada siang hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved