Info Papua Tengah
Gubernur Meki Nawipa: Anak-anak Papua Harus Sekolah Agar Bisa Menjadi Tuan di Atas Tanah Ini
"Anak-anak dengar, kalian harus sekolah dengan dukungan dari semua pihak. Jangan sia-siakan waktu hari ini, jangan jalan di tempat," ujarnya.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA - Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa didampingi Bupati Mimika, Johannes Rettob mengunjungi kota tua, Kokonao di Distrik Mimika Barat, Kamis (10/4/2025).
Kedatangan rombongan disambut antusias warga dengan tarian adat penuh kemeriahan.
Tiba di Kokonao, Meki Nawipa mengatakan daerah ini sudah jadi kota sejak dulu.
"Setelah tadi saja keliling di udara ada seribu sungai. Saya mau tambah satu lagi yaitu seribu sungai sejuta harapan," ungkap Meki Nawipa.
Ia mengatakan, mulai dari Kokonao sampai Potowaiburu injil dan pendidikan datang ke negeri ini sehingga melahirkan guru dan pemimpin tanah Papua.
"Kalau dulu saja bisa maka hari ini harus lebih baik dari yang dulu," katanya.
Baca juga: Meki Nawipa Kunjungi Kota Tua Kokonao Mimika, Rombongan Gubernur Papua Tengah Dipandu Bupati Rettob
"Anak-anak harus sekolah dan makan bergizi sehingga menjadi tuan di atas tanah ini. Orang sekolah baru bisa kalau tidak sekolah tidak bisa. Pemerintahan saya full di pendidikan," ungkapnya.
Ia menyebut, dulu dirinya mencari beasiswa dengan susah payah. YPMAK, PTFI membantu waktu itu.
"Anak-anak dengar, kalian harus sekolah dengan dukungan dari semua pihak. Jangan sia-siakan waktu hari ini, jangan jalan di tempat," ujarnya.
Lanjutnya, orang Papua harus punya pemikiran lebih maju. Orang Papua harus bersatu jangan terpecah belah.

"Hari ini secara resmi saya mau bilang Lemasko harus menjadi satu untuk memperhatikan hutan dan bisa menjadi penghasilan ke depan."
"Tanpa uang juga kita punya harga diri. Jangan karena uang kita berkelahi dan terpecah," katanya.
Lanjut Meki, dari suku kamoro ada satu siwa dibiayai Pemprov sekolah di Amerika dan bisa menjadi contoh buat anak-anak lain.
"Mari kita gotong royong membangun negeri ini," katanya.
Tambahnya, kunjungan pertama datang di Papua Tengah adalah Kokonao.
"Sudah injak kokonao saya pikir Tuhan dan alam merestui sebuah peradaban baru," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.