Ibrahim Elopere
Ibrahim Elopere: Serahkan Bantuan Kepada Panitia Gereja Katholik St Stevanus Walaik
"Saya berharap agar dalam tahun ini juga, gereja harus dibangun,"katanya saat menyerahkan bantuan.
Penulis: Amatus Hubby | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA - Anggota DPRK Jayawijaya Ibrahim Elopere menyerahkan bantuan kepada panitia pembangunan Gereja Katolik Santo (St) Stevanus Walaik pada Minggu, (20/4/2025).
Baca juga: Panitia Festival Cap Go Meh Nabire Siapkan 3 Motor Sebagai Hadiah Untuk Pengunjung
Ibrahim Elopere mengatakan bahwa dalam momen buka puasa bersama antara 2 kapela satu Stasi di wilayah itu. Ia memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp5 juta.
"Saya berharap agar dalam tahun ini juga, gereja harus dibangun,"katanya saat menyerahkan bantuan.
Baca juga: Yunus Wonda Siapkan Lembah Grime Nawa Menjadi Lumbung Pangan Beras
Lanjut dia menjelaskan pembangunan gereja ada dua yaitu gereja katolik dan gereja Kingmi.
"Mudah-mudahan dalam tahun ini bisa dua bangunan ini bisa selesai,"ungkapnya.
Baca juga: Anggota DPRK Jayawijaya Ibrahim Elopere Serahkan Bantuan Kepada Gereja Ebenezer Elarek
Selain itu dia juga mengatakan bahwa umat tetap menjaga iman dan kepercayaan masing-masing dan tidak mempengaruhi dari agama lain.
"Karena kami di sini ada beberapa donominasi jadi biasa mereka saling kerja sama dalam kegiatan-kegiatan atau hari-hari besar gereja maupun pemerintahan, jadi saya sampaikan agar tidak saling mempengaruhi dari agama lain,"pungkasnya.(*)
Tribun-Papua.com
Masyarakat Jayawijaya
DPRK Jayawijaya
Anggota DPRK Jayawijaya Ibrahim Elopere
Gereja Katolik Walaik
Pemkab Jayawijaya
distrik walaik
| Terima Aspirasi FRB, DPR Papua Tengah Janji Teruskan Tuntutan Massa ke Pusat |
|
|---|
| Mahasiswa Nduga Kecam Drama Kursi Kosong Wakil Bupati yang Tidak Kunjung Usai |
|
|---|
| Kapolda Papua Tengah Copot Kapolres Dogiyai Mince Mayor Pasca-kericuhan Berdarah |
|
|---|
| Polres Nabire Larang Penjualan BBM Eceran dan Miras Selama Aksi Massa pada 7 April 2026 |
|
|---|
| Warga Fakfak Sindir Pemerintah: Retribusi Dipungut, Jalan Berlubang Dibiarkan Jadi Kolam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/kalgjakjnasgfa.jpg)