Sabtu, 18 April 2026

Info PTFI

Komitmen PT Freeport Indonesia Upaya Berantas Malaria Terus Ditingkatkan: Termasuk Anggaran dan SDM

Karyawan Freeport sekitar 60 persen tinggal di sekitar kota Timika. Mereka sangat rentan terinfeksi malaria karena Mimika belum bebas malaria

|
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com
Manager Community Health Development (CHD) PTFI, Daniel Perwira. 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA- Komitmen  PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika dalam hal berantas kasus malaria terus ditingkatkan baik dari sisi anggaran dan kolaborasi Sumber Daya Manusia (SDM).

Hal tersebut diungkapkan oleh Manager Community Health Development (CHD) PTFI, Daniel Perwira saat kampanye hari malaria sedunia, Jumat (25/4/2025) di Terminal Gorong-gorong Timika.

Baca juga: PT Freeport Indonesia Gelar Pengendalian Malaria di 8 Kampung di Kota dan Pesisir Kabupaten Mimika

"Kami juga kolaborasi dengan stakholder yang lain seperti YPMAK, Perdaki, dan lembaga lain," kata Daniel.

Ia mengatakan, angka malaria di Mimika setiap tahunnya masih tinggi dikisaran 4.000 kasus. Upaya peningkatan kerja sama terus dilakukan hingga saat ini.

"Karyawan Freeport sekitar 60 persen tinggal di sekitar kota Timika. Mereka sangat rentan terinfeksi malaria karena Mimika belum bebas malaria," katanya.

Lanjut Daniel, malaria juga menggangu prodiluktifitas karyawan saat bekerja sehingga perlu diperhatikan secara betu.

Sedangkan eliminasi malaria itu terjadi pada 2030 mendatang di mana pencanangan malaria masih tinggi menjadi tantangan sendiri.

Baca juga: PT Freeport Indonesia dan Dinkes Mimika Kolaborasi Pengadaan Vaksin DBD

"Tentu ada strategi mencapai bebas malaria di Mimika. Sejauh ini kita masih kolaborasi dengan semua pihak. Pihak swasta lain juga perlu berkontribusi," jelasnya.

Menurutnya, Freeport melakukan beberapa hal seprti kajian mekanisme baru pengoperasian malaria center dengan pemda.

"Kita sedang menggodok hal ini supaya nanti malaria center sudah berjalan ini kita rubah mekanisme agar pekerjaan lebih efektif lebih luas cakupannya menjagkau area luar," pungkasnya. 

Baca juga: Peringati Hari Malaria Sedunia, PTFI Kampanyekan Bebas Malaria

PT Freeport Indonesia (PTFI) terus berupaya menekan angka malaria di Kabupaten Mimika bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Tak hanya di area kerja PTFI namun program pengendalian malaria juga dilakukan pada 8 kampung di wilayah pesisir Kabuapten Mimika.

Manager Community Health Development (CHD) PTFI, Daniel Perwira mengatakan, 8 kampung tersrbut diantaranya, Nawaripi, Koperapoka, Nayaro, Ayuka, Tipuka, Fanamo, Otakwa, Omawita.

Baca juga: Penampilan Memukau Band Cokelat Warnai Puncak BK3N PTFI di Kuala Kencana Timika

"Jadi di 8 kampung ini kami melakuka program malaria terintegrasi secara komperehesif mulai dari monitoring, sisi penyemprotan rumah, kelambu, deksi dini, dan koodinasi dengan puskesmas untuk pengobatannya," kata Daniel Perwira, Sabtu (26/4/2025) di Timika.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved