Selasa, 7 April 2026

Warga Biak Barat

Diskusi Bersama Warga Biak Barat, Bupati Terima Keluhan Pelayanan Pemerintah

Dalam pertemuan tersebut, bupati mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat dari kampung sampai ke tingkat distrik di wilayah Biak

Tribun-Papua.com/istimewa
PEMKAB BIAK NUMFOR: Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra saat diskusi bersama sejumlah warga di Wilayah Distrik Biak Barat, Selasa, (29/2025). Dalam pertemuan itu warga menyampaikan beberapa kendala pelayanan kesehatan, pengelolaan dana desa serta transportasi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK - Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, S.H., M.M., menegaskan komitmennya dalam mengawasi pengelolaan dana kampung secara ketat selama 1x24 jam. Hal ini disampaikan saat kegiatan dengar dan jawab aspirasi masyarakat yang berlangsung di Rest Area Wardo, Distrik Biak Barat, Selasa (29/4). 

Dalam pertemuan tersebut, bupati mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat dari kampung sampai ke tingkat distrik di wilayah Biak Barat. Sejumlah permasalahan penting disampaikan, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pengelolaan dana desa.

Baca juga: Pemkab Biak Numfor Minta Ormas Tetap Menjadi Motor Penggerak Pembangunan

Salah satu keluhan utama yang disampaikan masyarakat adalah minimnya ketersediaan obat-obatan di dua fasilitas kesehatan, yaitu Puskesmas Yomdori dan Puskesmas Ampumbukor. 

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki pelayanan kesehatan dasar tersebut.

Baca juga: Kanwil DJPb Provinsi Papua Dampingi Penyusunan LKPD Biak Numfor

Selain itu, masyarakat juga menyoroti persoalan terkait pengelolaan dana desa yang dinilai tidak transparan dan tidak melibatkan masyarakat secara aktif. Mereka meminta agar pemerintah daerah dapat meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan dana tersebut.

“Pengawasan dan pengelolaan dana kampung adalah tanggung jawab saya sebagai kepala daerah. Saya pastikan itu diawasi 1x24 jam. Tidak boleh ada penyalahgunaan,” tegas bupati.

Baca juga: Bupati Biak Numfor Buka Forum SKPD Kebudayaan dan Pariwisata se-Provinsi Papua

Permasalahan lainnya yang turut disampaikan adalah sulitnya akses transportasi bagi anak-anak sekolah. Banyak siswa harus menempuh perjalanan jauh dari rumah ke sekolah karena tidak adanya sarana transportasi yang memadai.

Menutup pertemuan, Bupati Markus menyampaikan terima kasih atas keterbukaan masyarakat. Beliau juga akan segera menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut bersama OPD terkait.

Baca juga: Bupati Biak Numfor Kukuhkan Pengurus Paguyuban Warga Jawa Tengah: Bersinergi Bersama Pemerintah

“Kehadiran saya di sini bukan hanya mendengar, tetapi juga memastikan bahwa setiap persoalan masyarakat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved