Warga Biak Barat
Diskusi Bersama Warga Biak Barat, Bupati Terima Keluhan Pelayanan Pemerintah
Dalam pertemuan tersebut, bupati mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat dari kampung sampai ke tingkat distrik di wilayah Biak
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK - Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, S.H., M.M., menegaskan komitmennya dalam mengawasi pengelolaan dana kampung secara ketat selama 1x24 jam. Hal ini disampaikan saat kegiatan dengar dan jawab aspirasi masyarakat yang berlangsung di Rest Area Wardo, Distrik Biak Barat, Selasa (29/4).
Dalam pertemuan tersebut, bupati mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat dari kampung sampai ke tingkat distrik di wilayah Biak Barat. Sejumlah permasalahan penting disampaikan, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pengelolaan dana desa.
Baca juga: Pemkab Biak Numfor Minta Ormas Tetap Menjadi Motor Penggerak Pembangunan
Salah satu keluhan utama yang disampaikan masyarakat adalah minimnya ketersediaan obat-obatan di dua fasilitas kesehatan, yaitu Puskesmas Yomdori dan Puskesmas Ampumbukor.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki pelayanan kesehatan dasar tersebut.
Baca juga: Kanwil DJPb Provinsi Papua Dampingi Penyusunan LKPD Biak Numfor
Selain itu, masyarakat juga menyoroti persoalan terkait pengelolaan dana desa yang dinilai tidak transparan dan tidak melibatkan masyarakat secara aktif. Mereka meminta agar pemerintah daerah dapat meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan dana tersebut.
“Pengawasan dan pengelolaan dana kampung adalah tanggung jawab saya sebagai kepala daerah. Saya pastikan itu diawasi 1x24 jam. Tidak boleh ada penyalahgunaan,” tegas bupati.
Baca juga: Bupati Biak Numfor Buka Forum SKPD Kebudayaan dan Pariwisata se-Provinsi Papua
Permasalahan lainnya yang turut disampaikan adalah sulitnya akses transportasi bagi anak-anak sekolah. Banyak siswa harus menempuh perjalanan jauh dari rumah ke sekolah karena tidak adanya sarana transportasi yang memadai.
Menutup pertemuan, Bupati Markus menyampaikan terima kasih atas keterbukaan masyarakat. Beliau juga akan segera menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut bersama OPD terkait.
Baca juga: Bupati Biak Numfor Kukuhkan Pengurus Paguyuban Warga Jawa Tengah: Bersinergi Bersama Pemerintah
“Kehadiran saya di sini bukan hanya mendengar, tetapi juga memastikan bahwa setiap persoalan masyarakat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.(*)
Tribun-Papua.com
Pemkab Biak Numfor
Bupati Biak Numfor
Markus Mansnembra
Distrik Biak Barat
Biak Numfor
Biak
| Mahasiswa Nduga Kecam Drama Kursi Kosong Wakil Bupati yang Tidak Kunjung Usai |
|
|---|
| Kapolda Papua Tengah Copot Kapolres Dogiyai Mince Mayor Pasca-kericuhan Berdarah |
|
|---|
| Polres Nabire Larang Penjualan BBM Eceran dan Miras Selama Aksi Massa pada 7 April 2026 |
|
|---|
| Warga Fakfak Sindir Pemerintah: Retribusi Dipungut, Jalan Berlubang Dibiarkan Jadi Kolam |
|
|---|
| Dua Tersangka Korupsi Dermaga Marampa Sudah di Sel, Direktur PT IVT Masih Bebas Karena Sakit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ffffa.jpg)