Minggu, 19 April 2026

Polisi Ditikam di Yahukimo

Satgas Damai Cartenz Menurunkan Tim Kejar Pelaku Penikaman Polisi di Yahukimo

Kami tidak akan mentolerir setiap bentuk kekerasan terhadap anggota Polri yang sedang menjalankan tugas. Tim sudah diterjunkan untuk mengungkap pelaku

|
Tribun-Papua.com/istimewa
PENIKAMAN DI YAHUKIMO : Personel Polres Yahukimo, Bripda Josua Ridwan Oberlin Nainggolan (22), menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di lingkungan RSUD Dekai, sekitar pukul 20:55 WIT. Anggota telah melakukan pengejaran terhadap pelaku. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, YAHUKIMO - Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah Yahukimo, Rabu (28/5/2025) yang mengakibatkan personel Polres Yahukimo, Bripda Josua Ridwan Oberlin Nainggolan (22), menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di lingkungan RSUD Dekai, sekitar pukul 20:55 WIT.

Berdasarkan laporan resmi dari Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz-2025 Unit Yahukimo, tim yang dipimpin IPDA Balthazar Tuhumury langsung bergerak cepat merespons informasi melalui HT jajaran mengenai insiden tersebut. 

Baca juga: Organisasi Papua Merdeka Klaim Bertanggung Jawab atas Penembakan Polisi di RSUD Wamena Jayawijaya

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi.

Korban mengalami sejumlah luka serius. Bripda Josua saat ini masih dalam kondisi sadar dan stabil, serta tengah mendapatkan penanganan intensif oleh tim medis di RSUD Dekai.

Baca juga: Ini 3 Event Pariwisata yang Disiapkan Pemkab Biak Numfor Tahun 2025

Dari keterangan saksi pertama, Bripda Randy M. Depondoye diketahui bahwa, korban sebelumnya meminta diantar ke RSUD Dekai untuk menjenguk pacarnya yang sedang dirawat.

Saat diturunkan di lokasi, korban terlihat sempat berbincang dengan tiga orang remaja OAP. Tak lama setelah saksi kembali ke Mako. Informasi pembacokan pun diterima.

Baca juga: DLH Sarmi Dorong Pembentukan Sekolah Ramah Lingkungan

Saksi lain berada di dalam RSUD menyebutkan mendengar teriakan minta tolong dan melihat korban berlari dalam kondisi luka sebelum kemudian dibawa ke UGD.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menegaskan bahwa kejadian ini menjadi prioritas penanganan dan pelaku akan dikejar sampai tertangkap.

Baca juga: Pemkab Supiori Pastikan Seluruh Pengguna Dana Hibah Sudah Membuat Pertanggungjawaban

“Kami tidak akan mentolerir setiap bentuk kekerasan terhadap anggota Polri yang sedang menjalankan tugas. Tim sudah diterjunkan untuk mengungkap pelaku penganiayaan ini, dan kami pastikan proses hukum berjalan tegas. Situasi di Yahukimo tetap kita jaga agar tetap kondusif,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung proses hukum.

Baca juga: Satgas Damai Cartenz Ungkap Anggota Satlantas Polres Jayawijaya Jadi Korban Penembakan OTK di Wamena

“Kami mengimbau masyarakat Yahukimo untuk tidak terpengaruh isu-isu liar dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada kepolisian," ungkap Kombes Slamet.

Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan dan tim Operasi Damai Cartenz bersama jajaran kewilayahan tengah mengembangkan informasi yang diperoleh di lapangan untuk mengejar pelaku. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved