Selasa, 14 April 2026

Pemkab Sarmi

DLH Sarmi Dorong Pembentukan Sekolah Ramah Lingkungan

"Program ini sesuai dengan regulasi Kementerian LHK RI dan mendorong penerapan prinsip lingkungan dalam seluruh aktivitas sekolah,"ujarnya.

Tribun-Papua.com/Anderson Esris
PEMKAB SARMI : Sejumlah guru dari berbagai jenjang pendidikan di Sarmi, mengikuti kegiatan sosialisasi yang digelar DLH Sarmi, Rabu (28/5/2025). Ini merupakan bentuk pembentuan sekolah ramah lingkungan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarmi, Papua melaksanakan sosialisasi program Adiwiyata di SMP Negeri 1 Sarmi, Rabu 28/5/2025. Sosialisasi ini diikuti oleh sejumlah perwakilan sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sarmi, Hengky K Baransano, menjelaskan bahwa program Adiwiyata merupakan bagian dari Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), yang bertujuan membentuk perilaku warga sekolah yang bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan. 

Baca juga: Pemkab Supiori Pastikan Seluruh Pengguna Dana Hibah Sudah Membuat Pertanggungjawaban

"Program ini sesuai dengan regulasi Kementerian LHK RI dan mendorong penerapan prinsip lingkungan dalam seluruh aktivitas sekolah,"ujarnya.

Hengky menegaskan bahwa Adiwiyata bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi mencakup penguatan kurikulum, manajemen sekolah ramah lingkungan, serta keterlibatan aktif seluruh warga sekolah dalam menjaga ekosistem. 

Baca juga: Satgas Damai Cartenz Ungkap Anggota Satlantas Polres Jayawijaya Jadi Korban Penembakan OTK di Wamena

Melalui program ini, sekolah yang konsisten menerapkan nilai-nilai tersebut akan memperoleh penghargaan dari pemerintah.

Manfaat dari program ini sangat luas, diantaranya menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan, menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, serta mempersiapkan generasi yang sadar akan pentingnya menjaga alam. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Polisi Ditikam di RSUD Dekai Yahukimo Papua Pegunungan, Jonsua Nainggolan Kritis

“Diharapkan para guru dapat menjadi penggerak utama untuk menyebarluaskan pengetahuan ini kepada para siswa,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antar sekolah di Kabupaten Sarmi dalam membangun budaya lingkungan yang berkelanjutan. 

Baca juga: Organisasi Papua Merdeka Klaim Bertanggung Jawab atas Penembakan Polisi di RSUD Wamena Jayawijaya

"Kami berharap program Adiwiyata bisa diterapkan secara konsisten agar tercipta sekolah-sekolah yang bukan hanya tempat belajar, tetapi juga contoh kepedulian terhadap lingkungan hidup.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved