Pemkab Sarmi
Peringati HLHS 2025, Pemkab Sarmi Ajak Masyarakat Lebih Peduli Terhadap Lingkungan
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan global, khususnya bahaya polusi plastik ya
Penulis: Anderson Esris | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris
TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarmi, Provinsi Papua menggelar Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 bertempat di Lapangan Parkir Pasar Sentral Mararena, Sarmi pada Kamis, (5/6/2025).
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan global, khususnya bahaya polusi plastik yang semakin mengancam.
Baca juga: BPBD Yapen Imbau Warga Waspada Dampak Cuaca Ekstrem yang Akan Berlangsung Hingga September
Dalam sambutan Menteri Lingkungan Hidup yang dibacakan oleh Wakil Bupati Sarmi, Hj Jumriati, ia mengatakan bahwa polusi plastik kini menjadi salah satu ancaman terbesar bagi keberlangsungan kehidupan, selain perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati.
Dunia saat ini memproduksi sekitar 400 juta ton plastik setiap tahunnya, namun hanya 10 persen yang berhasil didaur ulang. Sisanya mencemari sungai, tanah, laut, bahkan telah terdeteksi dalam rantai makanan manusia,” ujar Jumriati.
Baca juga: Wagub Papua Selatan Menyerukan Pesan Damai Saat Serahkan Hewan Kurban di Mappi
Mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik”, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 menjadi seruan global yang menekankan pentingnya aksi kolektif dan kesadaran bersama dalam menghentikan krisis plastik yang kian parah dan mengancam ekosistem serta kesehatan manusia.
Dalam kesempatan tersebut juga diungkapkan bahwa Indonesia tengah menghadapi situasi darurat sampah. Pada tahun 2023, volume timbunan sampah nasional mencapai 56,6 juta ton, dengan hampir 20 persen di antaranya merupakan sampah plastik.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM dan LPG di Papua Maluku Aman Jelang Idul Adha 2025
“Jika tidak ditangani secara serius, seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia diperkirakan akan mencapai kapasitas maksimal pada tahun-tahun yang akan datang,” katanya.
Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ditutup dengan aksi bersih-bersih sampah plastik yang melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), TNI/Polri di lingkup Pemkab Sarmi, dan masyarakat di sekitar area Pasar Sentral Mararena untuk melakukan pungut sampah.
Baca juga: KIPAS Ajak Masyarakat Sarmi Membatasi Penggunaan Plastik Untuk Mengurangi Polusi
Aksi ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Sarmi.(*)
| Pemkab Sarmi Tetapkan CFD Jadi Nafas Baru Ekonomi Mama Papua |
|
|---|
| Jelang HUT ke-24 Sarmi, Bupati dan Wakil Pimpin OPD Belanja Hasil Kebun Mama-mama Papua |
|
|---|
| Pemkab Sarmi Sinkronkan Iman dan Etos Kerja Demi Hasilkan ASN Berintegritas Tinggi |
|
|---|
| Damai Natal di Aula Sarmi: Saat Ego Luruh dalam Pelukan Keluarga Besar |
|
|---|
| Mengakhiri Era Bekerja dengan Asumsi, Pemkab Sarmi Menerapkan Aplikasi Satu Data |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/bbbhgjggghhh.jpg)