Yapen
BPBD Yapen Imbau Warga Waspada Dampak Cuaca Ekstrem yang Akan Berlangsung Hingga September
“Kami mengajak seluruh kepala distrik dan kepala kampung untuk aktif melakukan mitigasi bencana di tingkat lokal. Persiapan harus dilakukan sebelum be
Penulis: Yulian Marvin Raubaba | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marvin Raubaba
TRIBUN-PAPUA.COM, YAPEN - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah lokasi.
Kondisi ini memicu kecemasan di kalangan masyarakat, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan bencana seperti Distrik Kosiwo, Angkaisera, Yawakukat, Teluk Ampimoi dan lainnya.
Baca juga: Bupati Kepulauan Yapen Instruksikan Pembayaran Gaji ASN Tepat Tanggal 1 Setiap Bulan
Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Yapen, John Muai, menegaskan bahwa meskipun banjir mulai surut, situasi cuaca ekstrem diprediksi masih akan berlangsung hingga September 2025.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak membangun permukiman di tepi sungai maupun lereng perbukitan yang rawan longsor.
Baca juga: Pemkab Kepulauan Yapen Berikan Bantuan Hewan Kurban Kepada Umat Muslim yang Menyambut Idul Adha
“Kami mengajak seluruh kepala distrik dan kepala kampung untuk aktif melakukan mitigasi bencana di tingkat lokal. Persiapan harus dilakukan sebelum bencana datang, bukan hanya menunggu saat terjadi musibah,” tegas John Muai kepada awak media di Serui, Kamis (5/6/2025).
BPBD Yapen juga menindaklanjuti rekomendasi dari BMKG Papua yang mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis, seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Baca juga: Pemkab Yapen Gendeng 43 Sanggar Seni Untuk Wujudkan Ekosistem Seni Budaya yang Kokoh
Berikut beberapa poin penting dari rekomendasi BMKG Papua:
- Masyarakat dan instansi harus waspada terhadap cuaca ekstrem yang bisa menyebabkan banjir dan longsor.
- Wilayah dengan topografi curam harus ekstra hati-hati terhadap hujan berkepanjangan dengan intensitas ringan sampai sedang.
Baca juga: PSU Pilkada Papua, Wakil Bupati Yapen Roi Palunga Pesankan Ini pada 51 Panwas Distrik Usai Dilantik
- Daerah dataran rendah dan dekat sungai perlu mewaspadai potensi genangan dan banjir.
- BPBD dan instansi terkait diharapkan menghindarkan masyarakat dan arus lalu lintas dari zona rawan selama peringatan dini.
- Masyarakat yang meninggalkan rumah karena cuaca ekstrem dapat kembali 1-2 jam setelah peringatan dini berakhir.
Baca juga: Luapan Dua Sungai Picu Banjir di Yawakukat dan Angkaisera Yapen, Wakil Bupati Turun ke Lokasi
- Selalu pantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi BMKG seperti situs web www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, aplikasi infoBMKG, atau Call Center BMKG 196.
Dengan langkah-langkah mitigasi yang tepat, diharapkan risiko bencana dapat diminimalisir dan masyarakat di Kepulauan Yapen dapat menjalani aktivitas dengan lebih aman meski cuaca masih tidak menentu.(*)
Tribun-Papua.com
Pemkab Yapen
BPBD Yapen
Kabupaten Yapen
Masyarakat Yapen
Cuaca Ekstrem di Papua
cuaca ekstrem
| Sering Tergenang Air, Pembangunan Drainase Kampung Manaini Jadi Prioritas DPRK Yapen |
|
|---|
| Satreskrim Polres Yapen Ungkap 105 Kasus Sepanjang Tahun 2025 |
|
|---|
| Waket III DPRK Yapen : TPB Tetap Ada Meskipun Tanpa Penambahan |
|
|---|
| APBD Yapen 2026 Turun Signifikan, DPRK Dorong Peningkatan PAD |
|
|---|
| Yosias Resmi Jadi Direktur Usai RUPS Bersejarah Perumda Air Minum Yapen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/mmmbnbmbmkkk.jpg)