Quo Vadis Venue PON Papua
Nasib Venue Bekas PON XX Papua: Antara Perawatan, Sengketa, dan Pemanfaatan
Empat orang penjaga masih bertugas hingga saat ini, tetapi sumber pendanaan untuk gaji mereka belum ada kejelasan dari pemerintah.
Penulis: Taniya Sembiring | Editor: Paul Manahara Tambunan
TRIBUN PAPUA, JAYAPURA - Papua menjadi saksi sejarah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 dengan berbagai venue megah dibangun menggunakan dana triliunan rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Namun, setelah PON berlalu nasib, sejumlah fasilitas olahraga bekas PON menjadi pertanyaan besar.
Satu di antaranya adalah venue dayung yang berlokasi di Teluk Youtefa, Kota Jayapura.
Venue dayung hingga kini masih mengalami persoalan administrasi kepemilikan.
Singkatnya, masih terjadi sengketa terkait hak ulayat.
Hal itu disampaikan langsung pemilik ulayat, Victor Hanasbey kepada Tribun-Papua.com, Jumat (13/6/2026).
Baca juga: LIPUTAN KHUSUS: Disorda Papua Sebut Venue Bekas PON Masih dalam Perawatan, Pemda Diminta Dorong PAD
Ia menuntut agar pemerintah menyelesaikan kewajiban pembayaran sewa selama 3 tahun, termasuk biaya listrik dan gaji tenaga keamanan.
Hingga kini belum ada kepastian mengenai pembayaran tersebut.
Awalnya, Dinas Pemuda dan Olahraga Papua menanggung biaya operasional venue hingga Desember 2021.
Akan tetapi sejak 2022 kewenangan tersebut dialihkan kepada Pemerintah Provinsi Papua.
Sayangnya, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir kunjungan pemerintah ke venue tersebut terbilang minim, sehingga nasib venue ini semakin tidak jelas.
Keberadaan tenaga keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga aset negara ini.
Empat orang penjaga masih bertugas hingga saat ini, tetapi sumber pendanaan untuk gaji mereka belum ada kejelasan dari pemerintah.
Bahkan beberapa peralatan penting PON XX masih tersimpan di dalam venue termasuk kontainer yang belum diambil oleh pihak berwenang.
"Saya tegaskan kembali, kami juga tidak akan menyerahkan peralatan yang masih tertinggal disini, kami jadikan sebagai jaminan, kalau mereka sudah selesaikan biayanya selama tiga tahun ini, baru mereka bisa ambil semua perlengkapan yang tertinggal disini," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/E-DAYUNG-Kondisi-terkini-venue-d.jpg)