Quo Vadis Venue PON Papua
Nasib Venue Bekas PON XX Papua: Antara Perawatan, Sengketa, dan Pemanfaatan
Empat orang penjaga masih bertugas hingga saat ini, tetapi sumber pendanaan untuk gaji mereka belum ada kejelasan dari pemerintah.
Penulis: Taniya Sembiring | Editor: Paul Manahara Tambunan
Dengan berbagai tantangan yang ada langkah konkret dari pemerintah daerah sangat dinantikan.
Baca juga: Kondisi Stadion Mahacandra Uncen: Dulu Keren saat PON Papua Digelar, Kini Bench Pemain Rusak
Victor Hanasbey juga menjelaskan, kalau dari awal ada perjanjian antara Panitia PON XX dengan pemilik hak ulayat.
"Jadi perjanjiannya itu dulu sistem sewa-menyewa hingga penyelenggaraan pon selesai, kita ketahui bersama pelaksanaan pon berjalan dengan lancar tapi setelah kegiatan itu selesai dari Tahun 2022 sampai 2025 pemerintah tidak ada kejelasan untuk membayar fasilitas yang sudah kami sediakan ini," ujarnya, ditemui Tribun-Papua.com di venue.
Pantauan Tribun-Papua.com di lapangan, kondisi venue dayung saat ini terpantau masih bagus.
Belum ada material bangunan yang terlihat rusak. Lingkungan sekitar terlihat bersih.
Pemilik hak ulayat juga mengoptimalkan tempat tersebut menjadi tempat wisata untuk menambah biayanya operasional yang digunakan untuk membayar gaji petugas jaga, dan uang bayar listrik.
Sementara dari Dinas Provinsi Papua saat ini belum memberikan keterangan terkait berita ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/E-DAYUNG-Kondisi-terkini-venue-d.jpg)