Rabu, 20 Mei 2026

Papua Pegunungan

Tim Coboy Bantah Hasut Pencaker Papua Pegunungan Lakukan Berbagai Aksi

"Kami hadir untuk menyatakan dengan tegas kami dari Coboy Papua Pegunungan tidak pernah menghasut atau mengarahkan aksi pencaker. Pernyataan yang meny

Tayang:
Penulis: Amatus Hubby | Editor: Marius Frisson Yewun
Tribun-Papua.com/Amatus Huby
CPNS PAPUA PEGUNUNGAN : Suasana Tim Coboy Provinsi Papua Pegunungan saat melakukan Klarifikasi dalam jumpa pers yang digelar di Wamena, Kamis (3/7/2025). Mereka menolak disebut terlibat dalam berbagai aksi CPNS Provinsi Papua Pegunungan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA - Tim Coboy Provinsi Papua Pegunungan menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam aksi para pencari kerja (Pencaker) yang berlangsung di Kantor Gubernur Papua Pegunungan beberapa waktu lalu. 

Klarifikasi ini disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di Wamena, Kamis (3/7/2025), sebagai bentuk penegasan sikap atas berbagai tudingan yang beredar di media sosial dan sejumlah forum publik.

Baca juga: Meki Nawipa dan 8 Bupati di Tanah Papua Jumpai Menteri PU, Minta Pembangunan Infrastruktur

Ketua Tim Coboy Provinsi Papua Pegunungan, Ketan Yelipele menyampaikan bahwa pihaknya hadir untuk menanggapi pernyataan yang disampaikan Gubernur Provinsi Papua Pegunungan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) provinsi, serta informasi yang berkembang pasca aksi para Pencaker.

"Kami hadir untuk menyatakan dengan tegas kami dari Coboy Papua Pegunungan tidak pernah menghasut atau mengarahkan aksi pencaker. Pernyataan yang menyebut keterlibatan kami adalah tuduhan tidak berdasar,"kata Ketan.

Baca juga: 32 Desa di Kabupaten Kaimana Dapat Alokasi Dana Desa 2025 Lebih dari Rp1 Miliar, Cek Daftarnya

Ia menambahkan, jika ada pihak yang menuding adanya provokasi dari oknum tertentu dalam tim Coboy, maka tudingan itu harus disertai bukti yang jelas. "Jangan hanya main tuduh dan sebarkan fitnah. Kami tidak terima kalau nama baik tim kami dicemarkan seperti ini,"ungkapnya.

Yelipele menyatakan bahwa selama ini pihaknya lebih fokus pada kerja-kerja advokasi sosial di wilayah Pegunungan Tengah Papua, dan tidak memiliki keterkaitan apapun dengan mobilisasi massa aksi pencaker.

Baca juga: YPMAK Fasilitasi Anak Amungme-Kamoro Menjadi Imam Katolik

"Ini sudah ketiga kalinya nama kami dicatut tanpa dasar. Kami tegaskan, kami tidak tahu-menahu soal aksi itu. Kami tidak akan tinggal diam jika nama baik tim kami terus diseret."tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Coboy Kabupaten Jayawijaya, Ofny Tabuni, juga menyatakan sikap tegas. Ia menyebut bahwa aksi pencaker tersebut murni dilakukan oleh kelompok pelamar kerja dari 8 kabupaten. 

Baca juga: Pemkab Yapen Lepas Siswa SMKS YPK TIK Serui Untuk Mengikuti PKL

"Kami tahu siapa yang bergerak, dan itu bukan kami. Kami tegaskan bahwa aksi demo tersebut bukan bagian dari kerja-kerja tim Coboy. Itu murni gerakan dari teman-teman pencaker dan juga bagian dari tim Jones. Jadi, jangan tarik nama kami untuk kepentingan pihak tertentu," kata Ofny.

Ofny menambahkan bahwa tim Coboy masih teguh dalam sikap politiknya untuk mendukung kepemimpinan Gubernur Jhon Tabo dan Wakil Gubernur Ones Pahabol selama lima tahun ke depan.

Baca juga: Selalu Picu Masalah Sosial, DPR Segera Buat Perda Larangan Miras di Papua Tengah

"Pimpinan kami sudah tegaskan sejak awal: Kami dukung penuh kepemimpinan saat ini. Kami tidak punya niat untuk buat tandingan atau mengacaukan suasana. Jadi jangan ganggu kami dengan tuduhan-tuduhan yang tidak benar,"ujarnya 

Tim Coboy Papua Pegunungan juga menyesalkan pemberitaan dan narasi yang menurut mereka telah mencemarkan nama baik tim di sejumlah grup WhatsApp dan media sosial.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved