Kapal Sabrina Bocor
Lambung Kapal Sabrina Bocor di Laut Kimam, Begini Kronologisnya
Dalam kondisi darurat tersebut, pemilik kapal segera melaporkan kejadian ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merauke
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Sebuah insiden pelayaran terjadi di perairan Kimam, Merauke, Papua Selatan, saat kapal pengangkut biosolar SPOB Sabrina 0106 mengalami kebocoran pada bagian lambung saat malam hari, Senin 14 Juli 2025. Kapal yang tengah berlayar dari Kendari menuju Merauke itu membawa 550 kiloliter biosolar dan 10 orang Anak Buah Kapal (ABK).
Kebocoran diketahui terjadi saat kapal berada di tengah laut pada malam hari, dalam kondisi minim cahaya. Air laut mulai masuk ke dalam ruang kapal dan mengancam stabilitas kapal.
Baca juga: Pemkab Sarmi Mantapkan Persiapan Peringatan HUT RI ke-80
Dalam kondisi darurat tersebut, pemilik kapal segera melaporkan kejadian ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merauke, yang selanjutnya diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke.
Menanggapi laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke segera menggelar koordinasi lintas instansi dengan KSOP Merauke, TNI AL, Satpolairud Polres Merauke, Distrik Navigasi, serta agen kapal. Rapat koordinasi menghasilkan keputusan untuk melaksanakan operasi penyelamatan terhadap 10 ABK dan penarikan kapal dalam satu misi terpadu.
Baca juga: Polda Papua Amankan 2 Remaja Pembawa 17 Paket Ganja di Terminal Entrop
Pada Selasa sore, 15 Juli 2025 pukul 16.30 WIT, tim SAR gabungan diberangkatkan menggunakan kapal Tug Boat Avengers 07 dari Dermaga Merauke, membawa personel penyelamat dan satu unit perahu karet sebagai dukungan darurat.
Setelah menempuh pelayaran selama 12 jam, tim SAR tiba di lokasi kejadian pada Rabu dini hari, 16 Juli 2025 pukul 04.30 WIT. Kondisi kapal saat ditemukan masih dalam keadaan terapung namun tidak stabil akibat kebocoran yang terus berlangsung. Operasi penyelamatan segera dilakukan.
Baca juga: DPR Papua Pegunungan Soroti Proyek Bermasalah: Lapangan Futsal di Hutan dan Proyek Fiktif
Seluruh ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan sehat. Selanjutnya, tim melanjutkan proses penarikan kapal ke Merauke. Meskipun menghadapi tantangan gelombang laut setinggi 1 hingga 1,5 meter, kapal SPOB Sabrina 0106 akhirnya berhasil dibawa kembali dan tiba di Dermaga Merauke pada Kamis dini hari, 17 Juli 2025 pukul 04.15 WIT. Operasi SAR dinyatakan resmi selesai dan ditutup.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang terlibat, dan menegaskan pentingnya pelaporan cepat serta koordinasi yang solid dalam penanganan kondisi darurat di laut.
Baca juga: DPRP Papua Tengah Sambut Operasional Boeng Batik Air di Nabire
“Keselamatan manusia menjadi prioritas utama kami. Kecepatan laporan dan kerja sama semua unsur menjadi kunci sukses operasi ini,” ungkapnya, Kamis (17/7/2025).
Dirinya menambahkan, insiden SPOB Sabrina 0106 menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan armada laut dalam menghadapi risiko teknis selama pelayaran, serta peran penting sinergi instansi dalam menjaga keselamatan pelayaran di wilayah perairan Papua Selatan.(*)
Tribun-Papua.com
Kapal Sabrina Bocor di Laut Kimam
Merauke
Papua Selatan
kapal tenggelam di merauke
Kapal Tenggelam
ABK Kapal Sabrina Bocor
Tim SAR Merauke
Kantor SAR Merauke
SAR Merauke
RS TNI AL Merauke
TNI AL merauke
| 249 Kepala Kampung Biak Numfor Siap Dilantik Untuk Masa Jabatan 8 Tahun |
|
|---|
| 70 Wisman Kunjungi Yobeh Demi Nikmati Atraksi Isosolo Serta Panorama Danau Sentani |
|
|---|
| Berbagi Kebaikan untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal di Jayapura Papua |
|
|---|
| Warga Sipil Tewas Ditembak Aparat di Tolikara Papua Pegunungan, Keluarga Desak Otopsi Transparan |
|
|---|
| Biak Numfor Gelar Musrenbang Unik di Pantai Insumbre Sekaligus Pasar Murah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/dsandasuidaigfksh.jpg)