Selasa, 19 Mei 2026

Pemkab Yapen

Bulog Serui Pastikan Stok Beras, Gula dan Minyak Goreng Aman Jelang Nataru

Bulog Serui terus melakukan monitoring terhadap permintaan pasar dan siap melakukan penyaluran tambahan apabila diperlukan. 

Tayang:
Tribun-Papua.com/Yulian Marvin Raubaba
STOK BERAS - Kepala Kantor Cabang (KC) Bulog Serui, Firmansyah saat diwawancarai awak media, Selasa (9/12/2025). Bulog Serui Pastikan Stok Beras, Gula dan Minyak Goreng Aman Jelang Nataru. 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Kantor Cabang (KC) Bulog Serui, Firmansyah, memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah Kepulauan Yapen dalam kondisi aman dan mencukupi.
  • Bulog Serui terus melakukan monitoring terhadap permintaan pasar dan siap melakukan penyaluran tambahan apabila diperlukan.
  • Harga jual bapok akan disesuaikan dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

 

Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Marvin Raubaba

TRIBUN-PAPUA.COM, YAPEN – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Kepala Kantor Cabang (KC) Bulog Serui, Firmansyah, memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah Kepulauan Yapen dalam kondisi aman dan mencukupi.

Firmansyah mengatakan, stok beras, gula pasir, dan minyak goreng di Gudang Bulog Serui saat ini berada pada level yang sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode libur panjang.

“Kami pastikan stok aman. Beras SPHP, gula, dan minyak goreng tersedia dalam jumlah cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat Yapen hingga setelah Nataru,” ujar Firmansyah saat ditemui di Serui, Selasa (9/12/2025).

Baca juga: Awasi Harga Bapok di Lapangan, Polisi Tegaskan Bakal Tindak Penimbun Beras di Jayapura

Ia mengungkapkan, Bulog Serui terus melakukan monitoring terhadap permintaan pasar dan siap melakukan penyaluran tambahan apabila diperlukan. 

Selain untuk menjaga stabilitas harga, langkah ini juga dilakukan guna mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi masyarakat.

“Setiap jelang Nataru, konsumsi masyarakat biasanya meningkat. Namun masyarakat tidak perlu khawatir karena kami sudah melakukan antisipasi sejak jauh hari,” tambahnya.

"Untuk harga jual masing-masing bapok, tetap kami akan berpedoman pada harga yang telah ditetapkan pemerintah," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved