Pemkab Biak Numfor
Program SMK Mendunia Buka Kesempatan Lulusan SMK Biak Numfor Bekerja di Luar Negeri
Penambahan ini bersifat pilihan dan dikhususkan bagi SMK yang ingin menyiapkan siswanya untuk bekerja ke luar negeri.
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: Paul Manahara Tambunan
Kamaruddin : Program SMK Mendunia Buka Kesempatan Lulusan SMK Biak Bekerja di Luar Negeri
Ringkasan Berita:
- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan diberikan opsi penambahan masa belajar selama satu tahun. Penambahan ini bersifat pilihan dan dikhususkan bagi SMK yang ingin menyiapkan siswanya untuk bekerja ke luar negeri.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Kamaruddin, menyebut pemerintah pusat tengah menyiapkan kebijakan baru melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) terkait program SMK Mendunia yang direncanakan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027.
Dikatakan, dalam rancangan Permendikdasmen tersebut, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan diberikan opsi penambahan masa belajar selama satu tahun.
Penambahan ini bersifat pilihan dan dikhususkan bagi SMK yang ingin menyiapkan siswanya untuk bekerja ke luar negeri.
“Saya ingin menyampaikan bahwa di tahun 2026 ini sementara digodok Permendikdasmen-nya. Kita punya program namanya SMK Mendunia. Salah satu rencana dalam Permendikdasmen itu adalah SMK yang selama ini tiga tahun, kelas 10 sampai 12, akan ditambah satu tahun,” ujar Kamaruddin saat ditemui media di Biak, Selasa (16/12/2025).
Baca juga: Biak Numfor Raih Paritrana Award Peringkat Ketiga Provinsi Papua
Ia menjelaskan, satu tahun tambahan tersebut difokuskan untuk persiapan siswa sebelum diberangkatkan ke luar negeri, mulai dari pembelajaran bahasa asing, pengenalan adat istiadat negara tujuan, hingga persiapan fisik dan mental.
“Ini tidak berlaku untuk semua SMK, sifatnya opsional. SMK yang ingin menyiapkan anak-anaknya ke luar negeri bisa mendaftar untuk menambah satu tahun, dan satu tahun itu khusus untuk persiapan ke luar negeri,” kata Kamaruddin
Lebih lanjut, Kamaruddin menyebutkan bahwa dengan adanya program tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga akan menyiapkan dukungan anggaran bagi sekolah yang mengikuti program tersebut.
“Pemerintah menyiapkan anggaran bagi sekolah yang mau menambah satu tahun. Siswa yang didaftarkan akan dibantu pemerintah pusat, sekitar 10 juta rupiah per siswa, untuk belajar bahasa sesuai negara tujuan dan jurusan,” jelasnya.
Menurut Kamaruddin, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan persiapan, salah satunya termasuk pengurusan dokumen keberangkatan seperti paspor dan visa, tetapi dengan syarat sekolah tersebut mendaftarkan diri sebagai SMK yang secara khusus menyiapkan siswanya untuk bekerja ke luar negeri.
Ia menambahkan, program SMK Mendunia merupakan inisiatif strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK agar mampu bersaing di pasar kerja global.
Program ini didukung melalui penguatan SMK Pusat Keunggulan (PK), penguatan link and match dengan industri global, peningkatan kompetensi dan penguasaan bahasa asing, serta penyiapan lulusan untuk bekerja di luar negeri melalui sinergi lintas kementerian.
Selain itu, pemerintah juga melakukan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan serta peningkatan kompetensi guru guna menunjang keberhasilan program tersebut.
Baca juga: APBD Induk Yapen 2026 Ditargetkan Rp984,12 Miliar, Perampingan OPD Dibahas
Melalui SMK Mendunia, pemerintah menargetkan penempatan hingga ratusan ribu lulusan SMK ke luar negeri dengan bekal profesionalisme, kesiapan mental, dan pemahaman kultural.
“Kalau di Biak sebenarnya sudah ada SMK yang mulai menyiapkan siswanya ke luar negeri, misalnya SMK Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial yang sudah menyiapkan siswanya ke Jepang," pungkasnya
Kamaruddin berharap dengan adanya program SMK mendunia, mampu menjadikan lulusan SMK sebagai sumber daya manusia unggul yang tidak hanya siap kerja di dalam negeri, tetapi juga memiliki daya saing dan kompetensi untuk bersaing di dunia kerja global. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/K-MENDUNIA-Kepala-Dinas-Pendidikan-dan-Ke.jpg)