Freeport Peduli
Tony Wenas Serahkan Kado Megah Freeport untuk Pendidikan STEM Papua
Tony menjelaskan bahwa wujud nyata itu juga terlihat dari kerja sama PTFI dan UNCEN dalam menyiapkan talenta Papua. Saat ini
Ringkasan Berita:
- Freeport Serahkan Gedung: PTFI (Tony Wenas) resmi menyerahkan Gedung Pusat Sains dan Kemitraan kepada UNCEN (Dr. Oscar Wambrauw) di Jayapura.
- Fokus STEM Papua: Gedung ini bertujuan memperkuat pendidikan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) bagi generasi muda Papua.
- Fasilitas Canggih: Gedung 3 lantai ini modern, ramah lingkungan (solar panel), dan dilengkapi 18 ruang kuliah canggih.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas secara resmi menyerahterimakan fasilitas Gedung Pusat Sains dan Kemitraan Universitas Cenderawasih (UNCEN) kepada Rektor Universitas Cenderawasih Dr. Oscar O. Wambrauw SE.,M.Sc..Agr., di Jayapura, Provinsi Papua.
"Kemajuan Papua harus dimulai dari penguatan fasilitas pendidikan dan riset. Gedung ini kami persembahkan untuk mendukung generasi muda Papua dalam pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis Sains, Teknologi, Teknik (Engineering), dan Matematika atau STEM sehingga mereka memiliki kompetensi global, berkarakter kuat, dan mampu bersaing di tingkat internasional,” kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas di Jayapura, 8 Desember 2025.
Tony menjelaskan bahwa wujud nyata itu juga terlihat dari kerja sama PTFI dan UNCEN dalam menyiapkan talenta Papua. Saat ini terdapat 332 alumnus UNCEN yang bekerja di PTFI, dan jumlahnya akan terus bertambah.
Baca juga: 1.000 Lilin Harapan Lawan 23 Ribu Kasus AIDS Papua Tengah
“Penerima manfaat beasiswa UNCEN dari Freeport berjumlah 255 orang, dan saat ini yang masih aktif sejumlah 51 mahasiswa, tentu saja kedepannya dapat kita tingkatkan baik kuantitas maupun kualitasnya juga,” kata Tony.
Sementara itu, Rektor UNCEN Dr. Oscar O. Wambrauw SE., M.Sc..Agr. mengatakan bahwa fasilitas Gedung Pusat Sains dan Kemitraan UNCEN akan menjadi penggerak utama penguatan STEM, pusat kolaborasi antara universitas dan industri, serta memperluas akses pendidikan inklusif bagi anak-anak muda Papua.
“Semoga dengan adanya gedung Sains dan Kemitraan PT Freeport Indonesia ini, semangat kebersamaan PTFI dan UNCEN semakin kuat, dan gedung ini menjadi sarana untuk menciptakan karya-karya terbaik untuk bangsa dan negara khususnya di Papua guna mencapai Papua sehat, Papua Cerdas dan Papua Produktif,” kata Rektor UNCEN.
Baca juga: Hari Ini 16 Distrik di Mimika Hujan Ringan, Hanya 2 Distrik yang Berawan
Gedung Pusat Sains dan Kemitraan UNCEN dirancang sebagai fasilitas perkuliahan modern yang ramah lingkungan. Dibangun di atas lahan 4.800 m⊃2; dengan luas bangunan 2.800 m⊃2;, gedung tiga lantai ini menggunakan solar panel yang bukan hanya menghemat energi, tetapi juga menjadi sarana belajar langsung bagi mahasiswa yang mempelajari sistem kelistrikan Energi Baru Terbarukan.
Terdapat 18 ruang kuliah berkapasitas 40 orang, masing-masing dilengkapi dengan pendingin udara, proyektor dan laptop yang mampu memfasilitasi kuliah secara daring. Setiap ruang diberi nama unsur kimia mineral dari produk PTFI, yaitu Cuprum (tembaga), Argentum (perak) dan nama Aurum (emas).
Sebagai pusat aktivitas akademik, gedung ini juga dilengkapi dengan ruangan auditorium yang berkapasitas 170 kursi dan videotron 6 x 3 meter. Bagian dalam auditorium menampilkan material tembaga sebagai visualisasi produk PTFI, dipadukan dengan motif alam Papua serta ukiran Cenderawasih dan Kamoro yang memberi sentuhan khas dan harmonis.
Baca juga: Gelar Pelatihan Ekonomi Kreatif, Cara Pemerintah Papua Pegunungan Dorong Kemajuan Anak Muda
Di dalam ruangan yang sama, terdapat patung dinding Tanah Papua yang menggambarkan bagaimana sumber daya alam dikelola secara terintegrasi untuk kesejahteraan masyarakat. Seluruh fasilitas di auditorium telah didukung sistem interaksi daring dua arah, lengkap dengan jaringan internet di seluruh lantai.
Menghubungkan area lantai, pada area void tangga yang diterangi cahaya alami dari kaca gedung, terpajang karya seni Mural bertema ‘Tembaga untuk Kehidupan’, yang menggambarkan kontribusi positif operasional PTFI bagi komunitas dan seluruh pemangku kepentingan.
Fasilitas gedung ini juga dilengkapi taman dan plaza serta area parkir seluas 1.300 m⊃2;, toilet ramah difabel, serta fire suppression system untuk keamanan. Khusus lantai tiga, sebagian rangka atap dibiarkan terbuka sebagai contoh konstruksi nyata bagi mahasiswa Teknik Sipil, menjadikan ruang belajar yang aplikatif dan inspiratif.
Baca juga: Pertamina Papua Maluku Perkuat Kompetensi Awak Mobil Tanki Demi Keamanan Distribusi BBM Nataru
PTFI berharap fasilitas ini dapat memperkuat posisi Uncen sebagai Universitas unggulan di Kawasan Timur Indonesia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/SMASDKSDJI.jpg)