Kecelakaan Laut
Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo Raya, 2 Tewas dan 1 Masih Hilang
Peristiwa nahas ini terjadi di kawasan yang dikenal masyarakat dengan nama Batavia, saat mesin perahu mendadak mati dan membuat
Penulis: Taniya Sembiring | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:
- Insiden: Speedboat berpenumpang 6 orang terbalik di Sungai Mamberamo akibat mesin mati.
- Korban: 3 orang selamat, 2 ditemukan meninggal dunia, dan 1 orang masih hilang.
- Identitas: Korban tewas adalah Kepala Kampung Sikari dan seorang mantri kampung.
- Status: Tim gabungan masih melakukan pencarian intensif terhadap satu korban hilang.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Suasana duka menyelimuti Kabupaten Mamberamo Raya setelah sebuah speedboat yang mengangkut enam penumpang terbalik di titik rawan Sungai Mamberamo, Rabu (14/1/2026) siang.
Peristiwa nahas ini terjadi di kawasan yang dikenal masyarakat dengan nama Batavia, saat mesin perahu mendadak mati dan membuat seluruh penumpang terhempas ke arus deras sungai.
Tiga penumpang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya hanyut terbawa arus.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, dinas kesehatan, dinas perhubungan, TNI-Polri, serta masyarakat setempat langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian.
Setelah dua hari penyisiran, Jumat (16/1/2026) dini hari, tim akhirnya menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Muara Siri, Kampung Kustra.
Baca juga: APS Harap Kunjungan Wapres Gibran ke Wamena Tingkatkan SDM ASN
Kedua korban adalah Bertus Kusa, Kepala Kampung Sikari, dan Speyel Sayuri, seorang mantri kampung. Jenazah keduanya segera dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam rilis yang diterima Tribun-Papua.com, Kapolres Mamberamo Raya, AKBP Arifin, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi ini.
“Hingga kini masih ada satu korban atas nama Viktor Kusa yang belum ditemukan, dan pencarian terus dilakukan secara maksimal,” ujarnya.
Meski tragedi ini mengguncang masyarakat, situasi keamanan tetap kondusif. Kapolres mengapresiasi peran warga yang bahu-membahu membantu pencarian.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Sorong-Ambon Januari 2026, Ada KM Ciremai dan KM Dorolonda
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan transportasi air di Sungai Mamberamo, dengan memastikan kondisi mesin, memakai jaket pelampung, dan menghindari perjalanan di titik rawan saat cuaca buruk.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan adalah hal utama.
"Jangan memaksakan perjalanan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Mamberamo untuk menemukan satu korban yang masih hilang.
Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 134: Soal 10
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sakdkasdjasldkasldkasdasd.jpg)