Sabtu, 9 Mei 2026

Kecelakaan Laut

Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo Raya, 2 Tewas dan 1 Masih Hilang

Peristiwa nahas ini terjadi di kawasan yang dikenal masyarakat dengan nama Batavia, saat mesin perahu mendadak mati dan membuat

Tayang:
Tribun-Papua.com/Taniya Sembiring
MAMBERAMO RAYA – Dokumen aktivitas masyarakat di Sungai Mamberamo Raya beberapa waktu lalu. Satu speedboat yang memuat 6 penumpang, terbalik di sungai ini pada Rabu, (14/1/2026) dan mengakibatkan 2 orang meninggal serta 1 masih hilang. 

Ringkasan Berita:
  • Insiden: Speedboat berpenumpang 6 orang terbalik di Sungai Mamberamo akibat mesin mati.
  • Korban: 3 orang selamat, 2 ditemukan meninggal dunia, dan 1 orang masih hilang.
  • Identitas: Korban tewas adalah Kepala Kampung Sikari dan seorang mantri kampung.
  • Status: Tim gabungan masih melakukan pencarian intensif terhadap satu korban hilang.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Suasana duka menyelimuti Kabupaten Mamberamo Raya setelah sebuah speedboat yang mengangkut enam penumpang terbalik di titik rawan Sungai Mamberamo, Rabu (14/1/2026) siang.

Peristiwa nahas ini terjadi di kawasan yang dikenal masyarakat dengan nama Batavia, saat mesin perahu mendadak mati dan membuat seluruh penumpang terhempas ke arus deras sungai.

Tiga penumpang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya hanyut terbawa arus.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, dinas kesehatan, dinas perhubungan, TNI-Polri, serta masyarakat setempat langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Setelah dua hari penyisiran, Jumat (16/1/2026) dini hari, tim akhirnya menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Muara Siri, Kampung Kustra.

Baca juga: APS Harap Kunjungan Wapres Gibran ke Wamena Tingkatkan SDM ASN

Kedua korban adalah Bertus Kusa, Kepala Kampung Sikari, dan Speyel Sayuri, seorang mantri kampung. Jenazah keduanya segera dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam rilis yang diterima Tribun-Papua.com, Kapolres Mamberamo Raya, AKBP Arifin, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi ini.

MAMBERAMO RAYA – Dokumen Sungai Mamberamo Raya beberapa waktu lalu. Sungai dengan arus deras ini, mejadi nadi kehidupan sekaligus menjadi ancaman untuk masyarakat di sana.
MAMBERAMO RAYA – Tangkapan layar Sungai Mamberamo Raya beberapa waktu lalu. Sungai dengan arus deras ini, mejadi nadi kehidupan sekaligus menjadi ancaman untuk masyarakat di sana. (Tribun-Papua.com/Marius Frisson Yewun)

“Hingga kini masih ada satu korban atas nama Viktor Kusa yang belum ditemukan, dan pencarian terus dilakukan secara maksimal,” ujarnya.

Meski tragedi ini mengguncang masyarakat, situasi keamanan tetap kondusif. Kapolres mengapresiasi peran warga yang bahu-membahu membantu pencarian.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Sorong-Ambon Januari 2026, Ada KM Ciremai dan KM Dorolonda

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan transportasi air di Sungai Mamberamo, dengan memastikan kondisi mesin, memakai jaket pelampung, dan menghindari perjalanan di titik rawan saat cuaca buruk.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan adalah hal utama.

"Jangan memaksakan perjalanan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Mamberamo untuk menemukan satu korban yang masih hilang.

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 134: Soal 10

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved